Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Perempuan Dalam Kanvas

[PUISI] Perempuan Dalam Kanvas
kairoscanada.org

Kulihat lukisan suci Tuhan. 
Merona, bagai kanvas imajinasi. 
Kulihat pancaran surga Tuhan. 
Bercahaya, tak kan redup oleh angin basi. 

Percikan aroma sewangi harum mawar abadi. 
Sekumpulan kata tersusun rapi melahirkannya. 
Kedatangan sang penitip kelembutan disambut fajar pagi. 
Bahkan senja semakin indah di atas pangkuannya..

Ketika sang malam datang. 
Ia tak meredupkan sinar kecupan angin senja. 
Ketika sang malam datang. 
Ia tak mampu menyembunyikan gugusan awan cerah yang peka. 

Karya Tuhan adalah hakiki kalbu. 
Wahai perempuan dalam kelembutannya. 
Karya Tuhan adalah pesan yang tersirat untuk dijamu. 
Wahai perempuan dalam kanvas.

 

Share
Topics
Editorial Team
Firman Ardiansyah
EditorFirman Ardiansyah
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Di Sudut Trotoar Kota

24 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction