Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Pikiran Memburam

[PUISI] Pikiran Memburam
ilustrasi pandangan buram (pexels.com/Opti Media)

Logika tak mampu melawan ekspektasi
Berdiri di atas sejengkal tanah
Tak mampu bersikap lumrah
Memilih tumbuh sebagai bedebah

Layaknya pikiran memburam
Jangan pernah menanyakan tentang kebenaran
Barangkali sudah pudar tak tersisa
Sedang ditertawakan langit cakrawala

Apalagi yang hendak dikata
Sudah habis tak tersisa
Biarkan bersama pikiranmu buram
Fana dan angkuh berkelindan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mutiatuz Zahro
EditorMutiatuz Zahro
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Kopi Tanpa Asap

01 Mar 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Kepada Ibu

[PUISI] Kepada Ibu

28 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Untuk Anakku

[PUISI] Untuk Anakku

27 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Serambi Kosong

[PUISI] Serambi Kosong

26 Feb 2026, 14:47 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Sepi

[PUISI] Merayakan Sepi

25 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Gerimis

[PUISI] Di Antara Gerimis

24 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berjalan

[PUISI] Luka yang Berjalan

23 Feb 2026, 05:04 WIBFiction