Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Rasa yang Berhak Diakui Keberadaannya
ilustrasi seseorang bersedih (unsplash.com/Larm Rmah)

Aku akan mengeksplorasi semua rasa yang bukan milikku
Bakal kubaca, kutonton, dan kunikmati seluruh karya fiksi
Mungkin untuk menghibur hati
Mungkin juga untuk melarikan diri

Sebab sungguh hidup tak lagi terasa bermakna
Kala kujalani rutinitas tanpa bahagia
Seolah aku bergerak hanya karena masih hidup
Alih-alih karena rasa yang lebih baik daripada hampa

Lantas aku menangis pada kepedihan sang tokoh
Melihat kesendiriannya seolah mewakili realitas hidupku
Membuatku menyadari aku mungkin bukan mati rasa
Hanya terlalu pengecut untuk mengakui fakta
Bahwa beratnya hidupku pun berhak diakui ada

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorYudha ‎