Selayaknya hujan menghantam
Tepian batu terpaku
Menjadi barisan debu
Koyak membentuk amukan semesta
Di setiap luka,
Mawar diam-diam belajar mekar
Di setiap gagal
Matahari kecil menabung pijar
Aksara diukir nadi waktu
Pada barisan bumi yang renta
Menyala di langit ingatan
Di antara doa-doa pulang
![[PUISI] Rekam Jejak](https://image.idntimes.com/post/20231127/pexels-mostafa-meraji-3079489-d970b9a19a754cc9ecd9f9b6f7df74c6-cfc97ff9f2881e4762bb53bcdf967cd7.jpg)