Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Rekam Jejak
ilustrasi jejak kaki (pexels.com/Mostafa Meraji)

Selayaknya hujan menghantam
Tepian batu terpaku
Menjadi barisan debu
Koyak membentuk amukan semesta

Di setiap luka,
Mawar diam-diam belajar mekar
Di setiap gagal
Matahari kecil menabung pijar

Aksara diukir nadi waktu
Pada barisan bumi yang renta
Menyala di langit ingatan
Di antara doa-doa pulang

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team