Dikau dan aku sedang meracau
Tentang hari yang kacau balau
Meracuni hati sampai menggalau
Secepat kilat berlari ke tepi danau
Mengalihkan risau yang berkicau
Mendaki gunung tentu tak sanggup
Berenang di laut jua merasa gugup
Memancing ikan nalarnya tertutup
Satu-satunya yang pasti kita sanggup
Termangu seraya menikmati teh celup
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Risau Berkicau
![[PUISI] Risau Berkicau](https://image.idntimes.com/post/20240625/pexels-photo-2561460-c05da5ed068e33d4cd830d385e226024-d25cffae50fd32965ab82ac9c57ec104.jpeg)
Ilustrasi kakak beradik termangu di tepi danau (pexels.com/@694167)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editor’s Picks
Editorial Team
EditorBunga ^^