Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Ruang Baru

[PUISI] Ruang Baru
ilustrasi ruangan (pexels.com/Golnar Sabzpoush Rashidi)

Sesaknya ruang ini makin menjadi

Semerbak wangi hujan tak lagi mampu kurasai

Secercah mentari tak lagi mampu menyinari

Agaknya butuh ruang baru untuk berbagi

 

Ruang hangat tempat kita saling mengisi

Didampingi rona-rona rindu merah muda

Juga kepingan cerita yang dingin tak tersentuh

Adakah Sang pemilik waktu hadirkan ruang itu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Marzi Rinjani
EditorMarzi Rinjani
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Jari Manis yang Tak Ingin Dilingkari Cincin

23 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Balik Kaca Toko

[PUISI] Di Balik Kaca Toko

17 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Ilusi Emosi

[PUISI] Ilusi Emosi

17 Mar 2026, 21:07 WIBFiction