Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Sajak Berkaca Buram

[PUISI] Sajak Berkaca Buram
ilustrasi kaca pecah (pexels.com/Lisa Fotios)

Di hadapan kaca buram itu
Seperti gema yang kehilangan suara
Atau hujan yang lupa pada awan tempat ia dilahirkan
Kaca itu retak oleh waktu

Oleh desir langkah yang terlalu sering menunda pulang
Oleh wajah-wajah yang singgah tanpa benar-benar melihat
Meninggalkan debu kenangan yang terus menebal
Di sudut-sudut yang jarang disentuh harapan

Meraba pada permukaannya
Namun jari menyentuh dingin yang samar
Seperti pecahan berserakan
Kaca buram itu sesungguhnya bukan jendela

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Musim yang Tak Kembali

20 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Balik Kaca Toko

[PUISI] Di Balik Kaca Toko

17 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Ilusi Emosi

[PUISI] Ilusi Emosi

17 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Menahan Diri

[PUISI] Menahan Diri

16 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Perpustakaan Waktu

[PUISI] Perpustakaan Waktu

16 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Jejak Keruh

[PUISI] Jejak Keruh

16 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menabung Kebaikan

[PUISI] Menabung Kebaikan

15 Mar 2026, 21:17 WIBFiction