Tak semua riuh menjelma kebenaran
Seperti petir yang tak selalu membawa hujan
Banyak mulut dapat mengisi langit
Namun sunyi tetap mengenal arah pulang
Seribu langkah boleh berjalan bersamamu
Bagai daun yang hanyut di arus yang sama
Namun sungai tak pernah memilih tepi
Ia hanya setia mengalir pada takdirnya
Yang benar adalah fajar berselimut kabut
Terangnya lahir bersama sisa gelap
Yang salah bagai senja yang merunduk
Masih menyimpan cahaya sebelum malam
Maka biarkan waktu menjadi saksi
Sebab musim tak memihak satu bunga
Di muara kehidupan yang panjang
Benar dan salah saling becermin
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Saling Becermin
![[PUISI] Saling Becermin](https://image.idntimes.com/post/20260703/pexels-2147499152-29632548_78ceaf62-6456-48cb-9cc3-5ac8cf107bb3.jpg)
ilustrasi becermin (pexels.com/Юлия Артамонова)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
Editorial Team
EditorYudha