Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Sang Pujangga

[PUISI] Sang Pujangga
Unsplash.com/johannesroth

Layaknya seorang pujangga
Aku mendambamu penuh dengan rasa
Menyematkan beribu banyak cerita cinta
Mendamba akan balasnya

Layaknya seorang pujangga
Menyairkan lantunan-lantunan puisi
Berirama sajak penuh duri
Sebab kau terlalu lama sadar diri

Layanya seorang pujangga
Di antara rimbunnya hutan-hutan
Aku bercengkerama dengan Tuhan
Mengatasnamakan kerinduanku padamu yang teramat dalam

Mataku tak henti-hentinya menahan isak tangis
Bibirku terlampau sedih untuk meringis
Jawaban Tuhan sungguh sadis
"Dia tak pantas untukmu yang protagonis"

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Dinner febriantoko
EditorDinner febriantoko

Related Articles

See More

[PUISI] Euforia Lawas

19 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Timeless

[PUISI] Timeless

19 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Mendekap Ego

[PUISI] Mendekap Ego

18 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Permata Pudar

[PUISI] Permata Pudar

18 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Mimpi

[PUISI] Merayakan Mimpi

17 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Esok Tanpamu

[PUISI] Esok Tanpamu

17 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bawa Aku Pergi

[PUISI] Bawa Aku Pergi

15 Mei 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Di Mana Suamiku?

[PUISI] Di Mana Suamiku?

15 Mei 2026, 05:04 WIBFiction