Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Satu Permintaan

[PUISI] Satu Permintaan
ilustrasi orang memegang bunga (pexels.com/Evie Shaffer)

Beribu pernyataan cinta kau tujukan
Beribu kali kau ulang ucapkan
Tetapi aku belum bisa menerima bujukan
Bisakah aku juga kau mengertikan?

Beratus tindakan kau berikan padaku
Beratus perhatian hangat tatapku
Tetapi aku masih belum bisa menerimamu
Mengapa kamu masih menungguku?

Berpuluh hadiah yang kuterima
Hampir seluruhnya berasal darimu
Tetapi aku tak pernah memintanya
Bagaimana bisa kamu masih mengharapkanku?

Dari banyaknya yang kau lakukan
Aku sangat berterima kasih untuk itu
Tetapi bisakah kau kabulkan satu permintaan?
Bolehkah kau berhenti untukku?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Lelaki yang Harus Selalu Kuat

01 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Kepada Ibu

[PUISI] Kepada Ibu

28 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Untuk Anakku

[PUISI] Untuk Anakku

27 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Serambi Kosong

[PUISI] Serambi Kosong

26 Feb 2026, 14:47 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Sepi

[PUISI] Merayakan Sepi

25 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Gerimis

[PUISI] Di Antara Gerimis

24 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berjalan

[PUISI] Luka yang Berjalan

23 Feb 2026, 05:04 WIBFiction