Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Sebait Rindu

[PUISI] Sebait Rindu
unsplash.com/Joshua Ness

Tak bisa dipungkiri
Bahwa di setiap ayat yang terlantun
Masih saja kurapalkan namamu
Agar hanya kebaikan yang mendekat
Agar ketakutanmu dihapuskan

Tak bisa dipungkiri
Bahwa di setiap hembus kehidupan
Masih ada jejak dirimu yang tertinggal
Menyengat rasaku
Menuding pendusta saat kuingkari

Barisan kisah yang sudah dihabisi paksa ini
Kini mulai merajuk
Menusuk jiwa-jiwa yang terjebak sunyi
Di detak malam tanpa suara
Juga dalam kekosongan pagi buta

Habis sudah dayaku
Sirna ditelan rayuan api yang berkobar
Menelan kebungkaman ini sampai mati
Ciptakan hidup tanpa kata
Hingga sebait rindu tak berani mengaku

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
T y a s
EditorT y a s
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Bedebah dalam Sanjungan

21 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Balik Kaca Toko

[PUISI] Di Balik Kaca Toko

17 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Ilusi Emosi

[PUISI] Ilusi Emosi

17 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Menahan Diri

[PUISI] Menahan Diri

16 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Perpustakaan Waktu

[PUISI] Perpustakaan Waktu

16 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Jejak Keruh

[PUISI] Jejak Keruh

16 Mar 2026, 05:04 WIBFiction