Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[Puisi] Semburat Senja

[Puisi] Semburat Senja
Unsplash.com

Sebelum kau datang,
Aku adalah semesta yang statis
Tapi begitu kau datang,
Menjadi dinamis hingga nuansakan dramatis

Bahkan, bayanganmu enggan pergi bila kutepis
bak seorang insan kasmaran dalam film-film romantis
Kutatapi pelataran langit dengan mata yang sinis
Bagaimana bisa, semburat senja mengantarkan senyummu yang teramat manis?

Menghipnotisku agar tidak memandang ke segala arah, selain padamu
Kudapati lengkungan bibir mungilmu nan manis
yang dipoles dengan warna pink cerah
Menggambarkan hati yang mulai memerah

Rasa-rasanya..
Dirimu berhasil memusatkan pikiranku
Membuat seluruh aktivitasku kian semringah
Terima kasih kusampaikan,
untukmu Khumairah..

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Andini Putri
EditorAndini Putri

Related Articles

See More

[PUISI] Euforia Lawas

19 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Timeless

[PUISI] Timeless

19 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Mendekap Ego

[PUISI] Mendekap Ego

18 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Permata Pudar

[PUISI] Permata Pudar

18 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Mimpi

[PUISI] Merayakan Mimpi

17 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Esok Tanpamu

[PUISI] Esok Tanpamu

17 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bawa Aku Pergi

[PUISI] Bawa Aku Pergi

15 Mei 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Di Mana Suamiku?

[PUISI] Di Mana Suamiku?

15 Mei 2026, 05:04 WIBFiction