Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Sementara Singgah

[PUISI] Sementara Singgah
ilustrasi seseorang yang kesepian (pexels.com/Masha Raymers)

Di ujung hari, kulihat
namaku sebagai pengganti
cahaya dalam gelapmu
sebelum terang menyapa

Pijar yang tak lagi
dibutuhkan, katamu
dekap yang pernah
paling rumah bagimu

Tak lagi ingin
pulang kemana-mana
sudah, aku terganti
sungguh mudah

Pengisi yang lahir di hari
hari yang kau temui
inginkanmu lebih dari
sekedar singgah, sesekali

Peranku, peranmu
erat jika searah, hanya
tak sempat sepenting rumah
untuk memulangkan lelah

ㅡSyntiani Devi
Kamar kos, 2 November 2021

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Kalyana Dhisty
EditorKalyana Dhisty
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Dunia Tidak Diciptakan untuk Luka

26 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Suara Bertingkah

[PUISI] Suara Bertingkah

25 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Menang

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction