[Puisi] Seribu wajah ibu

Manakala aku pulang
Kedua tangan ibu bentangkan
Mengulas senyum menenangkan
Nak, aku pelipur lara harimu yang panjang
Bau masakan semerbak
Menjadi ciri khas tubuhmu
Kehadiran mu
Juga ketulusan mu
Senyummu yang merekah
Tersembunyi rasa lelah
Ribuan kali mengalah
Juga menyerah
Untuk seribu wajah ibu
Hanya mampu ku baca satu
Aku tak pandai merayu tuhan untuk kebahagiaan mu
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.


















