Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[Puisi] Seribu wajah ibu

[Puisi] Seribu wajah ibu
Ilustrasi ibu dan anak (Pinterest/T)
Share Article

Manakala aku pulang
Kedua tangan ibu bentangkan
Mengulas senyum menenangkan
Nak, aku pelipur lara harimu yang panjang

Bau masakan semerbak
Menjadi ciri khas tubuhmu
Kehadiran mu
Juga ketulusan mu

Senyummu yang merekah
Tersembunyi rasa lelah
Ribuan kali mengalah
Juga menyerah

Untuk seribu wajah ibu
Hanya mampu ku baca satu
Aku tak pandai merayu tuhan untuk kebahagiaan mu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura

Related Articles

See More

[PUISI] Radar yang Berpendar

02 Jun 2026, 19:48 WIBFiction
[PUISI] Jingga Selamanya

[PUISI] Jingga Selamanya

01 Jun 2026, 19:38 WIBFiction
[PUISI] Punggung Bumi

[PUISI] Punggung Bumi

30 Mei 2026, 21:12 WIBFiction
[PUISI] Rekam Jejak

[PUISI] Rekam Jejak

30 Mei 2026, 14:07 WIBFiction