Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Kepada Ibu

[PUISI] Kepada Ibu
Ilustrasi orangtua dan anak (pexels.com/Photo by Andrea Piacquadio)

Ibu tidak pernah di rumah sepulang aku sekolah
Dia sibuk kerja, berangkat pagi-pagi, lalu pulang menjelang tengah malam
Aku selalu sudah ketiduran
Besoknya pun melihatnya hanya sebentar sebelum dia buru-buru menghilang lagi

Aku terbiasa mandiri, bermain sendiri, dan tidur tanpa ibu
Aku jarang bicara, karena tidak ada teman untuk berbagi
Hidupku lebih banyak berdamai dengan sepi
Dari kecil, aku paham caranya berdamai dengan ibu tunggal tanpa laki-laki

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Harap yang Berkabung

14 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Ladang Bancakan

[PUISI] Ladang Bancakan

13 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sempurna

[PUISI] Sempurna

12 Apr 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Asing

[PUISI] Asing

12 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sahabat Bertumbuh

[PUISI] Sahabat Bertumbuh

11 Apr 2026, 20:28 WIBFiction
[PUISI] Kepada Hari Jumat

[PUISI] Kepada Hari Jumat

11 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tak Punya Kuasa

[PUISI] Tak Punya Kuasa

11 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bilik Nostalgia

[PUISI] Bilik Nostalgia

10 Apr 2026, 17:48 WIBFiction