Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Seutas Doa-doa Kecil
Ilustrasi seseorang bersimpuh malu di meja (pexels.com/@karolina-grabowska)

Paku bak menancap di kepalaku utuh
Di meja bundar rambut terurai kusentuh
Membelai jiwaku yang tersisa separuh
Hampa di ujung kuku, aku lelah sungguh
Menghadiri diriku yang labil menggigil
Dalam kalbu ada seutas doa-doa kecil
Agar ku tak selalu merasa terkucil

Jejak kaki di tanah liat masih terlihat
Deras luka lebam harus kuseka keringat
Diskusi aku kepada para ahli yang hebat
Aku dapat mengenal diriku kian dekat

Kepada jiwaku yang rapuh dan utuh
Satu-satunya insan yang dapat merawat
Diriku yang sulit diterka, bukanlah perawat
Tapi, aku si pemilik raga yang berjiwa kuat
Dalam menghadapi hidup sampai tamat

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team