Kereta beranjak membawa langkahmu,
Menyisakan sunyi di antara bangku.
Peluit panjang mengantar rindu,
Sementara aku masih menunggumu.
Rel memanjang menuju kejauhan,
Membawa pergi sebuah kenangan.
Di peron ini, tersisa penantian,
Yang diam-diam tumbuh jadi kehilangan.
Lampu stasiun mulai meredup,
Bayangmu perlahan ikut tertutup.
Namun namamu tetap hidup,
Di hati yang belum sanggup luput.
Jika suatu hari kereta kembali,
Mungkin rinduku masih di sini.
Di stasiun yang menyimpan janji,
Tentang kepergianmu yang tak terganti.
![[PUISI] Stasiun yang Menyimpan Kepergianmu](https://image.idntimes.com/post/20260315/pexels-life-of-pix-21410_3d54d00a-7499-494b-953e-cdd6c12701c8.jpg)