Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Suatu Hari

[PUISI] Suatu Hari
ilustrasi seikat bunga yang tergeletak di atas meja (unsplash.com/@emishraw)

Suatu hari

Saat nafas terakhir terhembus

Jiwa dan raga berpisah

Dunia resmi ditinggalkan

 

Segala yang dicinta akan ditinggalkan

Segala yang melekat pada diri pun ditanggalkan

Menyisakan seonggok raga berkain mori

Siap untuk kembali

pada Sang Pemilik Keabadian

 

Nama terukir pada nisan batu

Beralaskan tanah, raga dibaringkan seorang diri

Taburan bunga mengiringi jejak terakhirnya

Lantunan doa mengiringi kepergiannya


Tak ada yang tersisa

Selain kenangan yang mengisi hati dan pikiran

orang-orang yang ditinggalkan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nezzie
EditorNezzie
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Bara di Balik Senyum

23 Mar 2026, 07:38 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Balik Kaca Toko

[PUISI] Di Balik Kaca Toko

17 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Ilusi Emosi

[PUISI] Ilusi Emosi

17 Mar 2026, 21:07 WIBFiction