Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Tak Jadi Abu

[PUISI] Tak Jadi Abu
ilustrasi hiking (pexels.com/ROMAN ODINTSOV)

Mereka menyalakan bara di bawah nadiku
Mengira nyalaku akan lekas membisu
Namun, dari panas yang ingin meluruhkanku
Tumbuh cahaya yang enggan layu

Kupungut serpih kata yang menusuk kalbu
Kusulam jadi jubah paling tangguh
Tak lagi kuburu restu yang semu
Sebab luka menjadikan siapa aku

Kini aku berjalan tanpa restu langit biru
Setiap langkahku adalah bukti yang baru
Mereka boleh membakar namaku
Namun, aku memilih hidup dan tak jadi abu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Aku dan Mimpiku yang Keras Kepala

04 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Peluh yang Bersemi

[PUISI] Peluh yang Bersemi

04 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Terbentur Rasa

[PUISI] Terbentur Rasa

03 Mei 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Gadai Percaya

[PUISI] Gadai Percaya

03 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Hamparan Semu

[PUISI] Hamparan Semu

01 Mei 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Aku Terkutuk

[PUISI] Aku Terkutuk

01 Mei 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Nasi Goreng Ibu

[PUISI] Nasi Goreng Ibu

01 Mei 2026, 05:04 WIBFiction