Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Teriakan Putus Asa

[PUISI] Teriakan Putus Asa
ilustrasi tangan menggenggam tali (pexels.com/Evelyn Chong)
Share Article

Kita adalah bangsa yang sederhana
Cukup kenyang dengan
nyala kerdil dari lilin-lilin murah
yang hanya mampu diperoleh
secara eceran
Tiada habisnya kita dihibur oleh
habisnya lilin menuju tiada

Kedamaian kapan dapat memadai?
Kita memang tidak bisa meramal apa-apa,
hanya tahu getahnya
Kini berduka tidak cukup hanya
putusnya sandal jepit,
Kita masih harus memanen
rimba tangis dan jerit
Oh, Tuhan. Kenapa mala begitu lama?

Sepertinya kita terombang-
ambing di potongan
penderitaan yang kita dapat
sama rata
Jangan sampai terpisah;
Kita sudah berjanji untuk
menderita dari omong kosong
yang sama

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You

[PUISI] Puisi Tak Bersayap

02 Okt 2022, 12:38 WIBFiction
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎

Related Articles

See More
[PUISI] Labirin Perasaan

[PUISI] Labirin Perasaan

02 Jul 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Persembahan

[PUISI] Persembahan

02 Jul 2026, 20:48 WIBFiction
[PUISI] Realitas Bayangmu

[PUISI] Realitas Bayangmu

02 Jul 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Nestapa Embun

[PUISI] Nestapa Embun

30 Jun 2026, 10:07 WIBFiction
[PUISI] Samudera Suci

[PUISI] Samudera Suci

30 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pemain Curang

[PUISI] Pemain Curang

30 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lambang Buram

[PUISI] Lambang Buram

29 Jun 2026, 17:47 WIBFiction