[PUISI] Makhluk Malang

Malam meminjamkan sayap
Merayu mata bulan berjaga
Menggantung doa di cabang sunyi
Kala rimba bernapas tanpa luka
Membaca rahasia gelap dengan pupil cahaya
Menjahit keheningan agar hama tak berkuasa
Malang, senyap retakan kilat besi
Bising peluru meranggas nurani
Dentum itu musim gugur bagi dada
Merampas bulu mirip surat wasiat
Kepakan tangguh runtuh
Disaksikan peta malam koyak
Senja kehilangan penjaga tangguh
Darah menetes, tinta hitam di naskah rimba
Menulis dosa yang disangkal siang hari,
Jatuh bukan terbang, terkoyak nafsu sang jalang
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.


















