Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Tinta Langit

[PUISI] Tinta Langit
ilustrasi bersimpuh (pexels.com/Fatih Maraşlıoğlu)
Share Article

Tinta langit menggambarkan

Warna-warni kehidupan

Terkadang kau diselimuti lembayung memanja mata

Terkadang gulita menyudutkanmu dalam gamang

Tinta langit menuliskan

Gubahan syahdu dan parau yang adil

Nyanyian kematian yang terdengar sayup

Menarikmu berdiri berjarak aksa dari Tuhanmu

Padahal,

Di genggam tangan kanan dan kirimu 

Tuhan tak mengembalikan tengadahmu dengan hampa

Meski kedua tangan itu jarang kau pakai meminta

Tapi, lihatlah!

Sekali kau mengangkatnya dan berderai air mata

Hanya Dia yang hadir mendengarmu seutuhnya

Tidak malukah?

Tinta langit tidak pernah menzalimi

Hanya hatimu saja yang rajin mencurigai

Siapa yang kau datangi dengan jiwa yang lusuh,

Tapi bersedia membantumu membasuh?

Jika bukan Tuhanmu

Pada siapa lagi harap itu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎

Related Articles

See More

[PUISI] Malam Panjang Sang Pejuang

22 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Membeku

[PUISI] Membeku

21 Mei 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Mutiara Kusam

[PUISI] Mutiara Kusam

21 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PROSA] Langit

[PROSA] Langit

20 Mei 2026, 20:22 WIBFiction
[PUISI] Sajak Rindu

[PUISI] Sajak Rindu

20 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Euforia Lawas

[PUISI] Euforia Lawas

19 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Timeless

[PUISI] Timeless

19 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Mendekap Ego

[PUISI] Mendekap Ego

18 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Permata Pudar

[PUISI] Permata Pudar

18 Mei 2026, 05:25 WIBFiction