Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Wajah Kampung

[PUISI] Wajah Kampung
Pixabay.com/sasint
Share Article

Para bocah dengan senyum sumringah?
Dulu selalu menikmati aneka buah
Terkadang ia berlarian menuju sendang
Mencari angin di bawah pepohonan

Apalagi yang sekarang hendak engkau harap, tuan pendatang?
Membuat penghuni asli kampung tersesat?
Atau engkau yang akan berputar dengan rasa takut mencekat
Melawan bocah yang dibesarkan aturan adat

Engkau ingin menginjak harga diri sudut kampung?
Menganggap engkau sebagai petarung ulung?
Apakah engkau ingin merasakan terkurung?
Atau mungkin menjadi linglung

Sudahi ambisi kotormu, tuan
Mustahil untuk engkau bersorak menang
Jangan terus melawan tak beraturan
Karena engkau yang akan menjadi arang

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mutiatuz Zahro
EditorMutiatuz Zahro

Related Articles

See More

[PUISI] Di Balik Jalan yang Tertutup

13 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Sehelai Daun Maple

[PUISI] Sehelai Daun Maple

13 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Pahat

[PUISI] Pahat

13 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Satu Persen

[PUISI] Satu Persen

11 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Menolak Padam

[PUISI] Menolak Padam

10 Jun 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Ulasan

[PUISI] Ulasan

10 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Jejak di Rute Lama

[PUISI] Jejak di Rute Lama

10 Jun 2026, 05:25 WIBFiction