Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Waktu yang Merangkum Perjalanan

ilustrasi jam
ilustrasi jam (pexels.com/Monoar Rahman)

Langkah yang samar kini mulai terasa lebih jelas
Hari berlalu meninggalkan tanda yang mulai kupahami
Sunyi yang singkat memberi ruang untuk menata diri
Hingga aku berjalan lagi dengan hati yang lebih tenang

Detik yang redup perlahan mengurai sisa ragu
Ingatan yang tercecer mulai kembali ke tempatnya
Luka yang lama kini tak lagi memegang kendali
Sekarang aku tumbuh tanpa harus tergesa

Kini bayang-bayang itu telah tertinggal
Terkurung dalam jebakan waktu yang keji
Sebuah cerita dimana aku pernah gagal
Perjalanan yang akan selalu membekas di hati

Semua yang kulalui merangkum kisah yang sederhana
Mengantar langkahku ke arah yang lebih tenang
Membiarkan masa lalu menjadi bagian yang damai
Dan membuka jalanku menuju hari yang baru

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sapu Tua dan Debu Waktu

17 Jan 2026, 20:07 WIBFiction
ilustrasi menghadap laut

[PUISI] Palung Batin

16 Jan 2026, 20:07 WIBFiction
ilustrasi kertas putih

[PUISI] Halaman Kosong

14 Jan 2026, 20:17 WIBFiction
ilustrasi perempuan membaca buku di laut

[PUISI] Tabu

14 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi perempuan bersedih

[PUISI] Sebuah Penantian

13 Jan 2026, 17:57 WIBFiction