I'm Cinlok With You

"Tidak apa-apakah kamu ditempatkang di rapangang?"
Calon Bos ku itu bertanya dengan bahasa Indonesia yang sedikit tidak jelas. Maklum, dia orang Jepang. Perusahaannya sendiri bergerak dibidang kontruksi, dan jika aku berhasil masuk, posisiku akan benar-benar jauh dari jurusanku yang kuambil saat kuliah, menjadi Site Engineer. Seperti kebanyakan mahasiswa baru lulus, apapun pekerjaannya yang penting kerja, maka aku iyakan dengan yakin pertanyaannya.
------
Bekerja dan tiba-tiba menyadari keberadaannya, cowok Jawa asal Magelang, yang awalnya kupikir dia aneh. Dia bukan rekan kerjaku di perusahaan, dia salah satu pekerja dari subcon kami, seorang Asisten Survey. Sumpah, aku sama sekali tidak tertarik padanya untuk pertama kali.
Hari berlalu, belum dua minggu aku bekerja, aku ditugaskan oleh Site Manager-ku untuk mengawasi proyek di luar proyek yang sedang kami kerjakan sekarang. Proyek kecil katanya. Saat itu, sepertinya Tuhan mulai menjalankan sekenarionya dengan tokoh utama aku dan dia. Karena aku anak bawang, lemah lembut, tidak suka membantah, lagi-lagi aku iyakan saja.
Namanya biar kurahasiakan dari kalian. Dia benar-benar seorang yang pendiam, dan aku tipe orang yang kesulitan menghadapi orang yang pendiam. Ketika kami bekerja sama dalam satu proyek kecil itu, hampir tidak ada komunikasi setiap harinya. Ini kerja sama macam apa?
Oh, dan berhentilah menggodaku dengannya Pak Supervisor!!!! Salah satu yang membuatku semakin sulit berkomunkasi dengannya adalah godaan dari salah satu Supervisor Subcon-ku yang membuatku jadi sering kepikiran dia. Kami dua orang yang hampir tidak pernah bicara, disatukan dalam satu pekerjaan, dan hanya karena godaan seperti itu aku bisa-bisanya jatuh cinta padanya. Kejam sekali, jantungku bahkan hampir melompat dari tempatnya saat dia duduk di dekatku.
Aku malu-malu, awalnya saja, karena kupikir jalan kami tidak akan pernah bertemu jika kami sama-sama diam. Mulai kutunjukan perasaanku pelan-pelan. Jantungku kuikat dulu saat mengobrol dengannya, dan menjadi photografer dadakan sudah menjadi profesiku yang lain.
-----
Handphoneku rusak sebelum gajian. Ini ujain berat. Seorang tukang bertanya padaku disuatu hari ketika kami sedang istirahat. "Katanya lagi butuh handphone, Bu. BB mau?"
"Nggak suka BB, Pak," jawabku dengan senyum saja. Tiba-tiba dia menanggapi. "Ya sudah AA saja."
Aku menatapnya dan langsung menjawab dengan yakin. "Ya, saya suka A'a"
Untuk informasi, aku memanggilnya dengan sebutan A'a karena aku orang Sunda dan kupikir akan cepat akrab jika kupanggil seperti itu. Dia terkejut, dan ketika para kerja mulai menggoda kami, dia berseru untuk menutupi rasa malunya. "Udah ah, tidur!"
-----
Memiliki perasaan yang bergejolak itu susah sekali dikendalikan. Entah pikiran dari mana, ketika perasaanku hampir tidak bisa dibendung lagi, dan ketika aku benar-benar berharap dia segera sadar, aku mengungkapkannya malam itu, lewat sebuah pesan.
"Kamu percaya kalau kubilang aku menyukaimu?"
"Tidak."
"Kenapa?"
"Belum ada dua bulan kita kenal loh..."
Aku terluka. Kenapa dia tidak menghargai perasaanku sama sekali? Sebagai perempuan, tentu mengungkapkan perasaan lebih dulu butuh perjuangan, dan dia dengan mudahnya bicara seperti itu.
"Bagaimana kalau kita saling kenal dulu?" dia memberi saran. Aku tumbuh harapan.
"Iya."
- THE END -
Tapi kisah kami belum selesai loh...
![[PUISI] Setipis Alasan](https://image.idntimes.com/post/20260326/pexels-jokassis-5534410_64afcb4e-3a33-4cfe-8ca6-b8984a804bc0.jpg)
![[PUISI] Tak Berupa dan Terasa Nyata](https://image.idntimes.com/post/20250725/pexels-jose-david-sinza-458090456-15674505-1_0d5c5e17-d818-4ddb-89d3-e5d5258fc733.jpg)
![[PUISI] Perih yang Tidak Terlihat](https://image.idntimes.com/post/20240614/yosi-prihantoro-gxueqetpjms-unsplash-f96a2f31398211c36c1d614d2c908814-b90fa48e265e3e1bbcb91d220c468307.jpg)
![[PUISI] Tentang Kesepian yang Ingin Kubagi Denganmu](https://image.idntimes.com/post/20260403/pexels-doci-2215518-11963485_1d2f3421-6ef1-460d-83f8-6a6385f4ddf3.jpg)
![[PUISI] Ruang yang Belum Terisi](https://image.idntimes.com/post/20251109/pexels-m-venter-792254-1659437_b54f4955-a061-4f8b-a25e-5662d5f0c398.jpg)
![[PUISI] Semanis Madu](https://image.idntimes.com/post/20250629/screenshot-2025-06-29-151823_da0cf931-2720-4c44-8728-a530eded57a2.png)
![[PUISI] Cerita Akhir Maret](https://image.idntimes.com/post/20260331/1000576924_f15c7b9a-aa16-442e-8839-53466dacb827.jpg)
![[PUISI] Jedalah Sejenak](https://image.idntimes.com/post/20260331/pexels-cottonbro-9063397_0721bcbb-aac2-431f-8535-2e57ba77cb67.jpg)
![[PUISI] Rumah Ternyaman](https://image.idntimes.com/post/20260326/pexels-cottonbro-5097368_b1ad2e35-084a-405a-96d1-c2eb32da1a3f.jpg)
![[PUISI] Sebongkah Es](https://image.idntimes.com/post/20260331/pexels-ufoops-8732572_5fd16602-51a0-4b14-97cb-634ac912c916.jpg)
![[PUISI] Lahan Basah](https://image.idntimes.com/post/20260329/wetland-marshall-county-indiana_0de74f62-c302-4755-9c0f-30b0fc64b7a6.jpg)
![[PUISI] Menakar Layak di Palung Sangsi](https://image.idntimes.com/post/20260331/lukas-kokkonen-t40sj5go9ik-unsplash_95a93d07-e316-41a5-8ba1-6c0e829f81f2.jpg)
![[PUISI] Rahasia Pagi](https://image.idntimes.com/post/20260330/pexels-freestockpro-321599_1a9a2dbc-5f0d-4e84-99f5-4566c7a275bc.jpg)
![[PUISI] Logika Tak Kuperlukan saat Ini](https://image.idntimes.com/post/20260330/pexels-afra-nur-koc-889858467-33257477_3080e55f-a857-4536-b339-d3d462908f7a.jpg)
![[PUISI] Waktu yang Belajar Mengerti](https://image.idntimes.com/post/20241027/pierre-bamin-8we5qwdjwk8-unsplash-f96a2f31398211c36c1d614d2c908814-59325719b8b29e6876ca67a5a58d5b49.jpg)
![[PUISI] Antara Redup dan Hidup](https://image.idntimes.com/post/20260331/1000576947_27927132-498f-4053-9bbd-394389fe9550.jpg)
![[PUISI] Bahasa Air Mata](https://image.idntimes.com/post/20260331/1000577056_98dde33d-6a28-4ff8-8ee0-bede951c0cec.jpg)
![[PUISI] Goresan Pena untuk Hati yang Terluka](https://image.idntimes.com/post/20260330/pexels-marta-nogueira-589022975-19977498_1af2caa8-3d34-4a7c-8c5b-5b71b126037e.jpg)
![[PUISI] Tersimpan dalam Sajak Fatamorgana](https://image.idntimes.com/post/20260330/desain-tanpa-judul-13_9d53ab48-e5a8-47e7-8573-239458c41d27.png)
![[PUISI] Nyanyian Sunyi untuk Rumah Lama](https://image.idntimes.com/post/20260116/pexels-bruna-fossile-183845208-29707939_0c3d9340-e888-4d76-b521-c92cffe3d1bc.jpg)