Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Ciri Khas Mie Gomak, Kuliner Khas Sumatra Utara

ilustrasi mie gomak (unsplash.com/R Eris)
ilustrasi mie gomak (unsplash.com/R Eris)

Pernahkah kamu membayangkan pasta dengan sentuhan rempah khas Indonesia? Di Sumatra Utara, ada hidangan unik bernama mie gomak yang mirip dengan spageti. Hidangan ini memiliki cita rasa yang khas serta kental akan tradisi. Mulai dari teksturnya yang unik hingga sensasi pedas dari andaliman, mie gomak sukses memikat lidah siapapun.

Penasaran apa yang membuatnya begitu istimewa? Berikut empat ciri khas mie gomak dari Sumatra Utara.

1. Penggunaan bumbu khas Batak

mie gomak (commons.m.wikimedia/Gunawan Kartapranata)
mie gomak (commons.m.wikimedia/Gunawan Kartapranata)

Mie gomak dibuat dengan bahan sederhana, seperti cabai merah, bawang putih, bawang merah, kunyit, dan jahe. Nantinya semua bumbu akan dihaluskan dan ditumis hingga harum sebelum dicampurkan dengan mie. Hal yang menarik adalah penggunaan andaliman, yakni bumbu khas Batak yang di sebut juga merica Batak.

Andaliman sendiri banyak digunakan untuk hidangan khas Batak seperti natinombur, naniarsik, napinadar, hingga sambal rias. Rempah ini menghadirkan rasa pedas yang khas dengan sedikit rasa getir serta efek kebas di lidah. Selain menambah cita rasa, andaliman juga bermanfaat untuk mengurangi aroma amis.

2. Bentuk mie yang mirip dengan spageti

ilustrasi mie (pexels.com/Pixabay)
ilustrasi mie (pexels.com/Pixabay)

Julukan spageti ala Toba untuk mie gomak tentu ada alasannya. Secara visual, mie gomak menggunakan jenis mie berukuran besar dan panjang yang menyerupai spageti. Rasanya kenyal sekaligus lembut, sehingga mie ini tidak gampang patah saat disantap.

3. Topping yang beragam

ilustrasi mie gomak (pexels.com/Engin Akyurt)
ilustrasi mie gomak (pexels.com/Engin Akyurt)

Mie gomak biasanya disajikan dengan berbagai topping pelengkap, seperti telur rebus dan gorengan. Ada pula hidangan lain yang mencampurkan mie gomak dengan gado-gado atau pecel, serta dijadikan pada lontong medan. Topping yang beragam ini bikin mie gomak semakin kaya rasa dan menggugah selera.

4. Disajikan dengan cara dijumput

ilustrasi pembuatan mie (pexels.com/Prince Photos)
ilustrasi pembuatan mie (pexels.com/Prince Photos)

Nama mie gomak berasal dari kata dalam bahasa Batak yang berarti "ambil" atau "peras". Sebutan ini merujuk pada tradisi penyajiannya, yaitu mie yang dijumput langsung dengan tangan. Namun seiring perkembangan zaman, penyajiannya kini lebih praktis menggunakan alat makan demi menjaga kebersihan. Mie gomak sendiri bisa dinikmati dalam bentuk berkuah maupun kering tanpa kuah.

Popularitas mie gomak kini semakin meluas, tidak hanya ditemukan di daerah asalnya, tetapi juga di berbagai kota besar di Indonesia. Harganya juga cenderung ramah di kantong, jadi semua orang bisa merasakan hidangan khas Sumatra Utara ini. Gimana, kamu tertarik mencoba?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us