5 Cara Bungkus Bakcang Rapi dan Anti Bocor, Auto Mulus Rebusannya!

Bakcang merupakan makanan tradisional dari kultur China yang punya banyak penggemar di Indonesia. Makanan yang terbuat dari beras ketan dan dipadukan dengan beragam isian nikmat ini memang terkenal punya cita rasa lezat dan bikin nagih. Selain beli, banyak juga yang ingin praktik bikin bakcang sendiri di rumah. Namun part yang paling tricky dari bikin bakcang sendiri adalah membungkusnya. Jika bungkusan tidak rapi, isian bakcang bisa bocor keluar dari bungkusannya. Hasilnya pun jadi berantakan dan tidak menarik.
Nah, lima cara bungkus bakcang berikut akan menyelamatkan bakcang buatanmu.
1. Rendam daun bambu semalaman sebelum digunakan

Menggunakan daun bambu kering tanpa perendaman, cukup menyulitkan proses pembungkusan. Daun yang kering akan mudah patah dan tidak lentur saat dilipat. Akibatnya, bakcang rentan bocor karena lipatan tidak sempurna.
Rendamlah daun bambu dalam air dingin selama semalaman penuh. Proses ini membuat daun menjadi lebih kuat dan elastis. Hasil akhirnya, bakcang terbungkus rapi tanpa celah sedikit pun.
2. Gunakan dua lembar daun untuk setiap bakcang

Hanya mengandalkan satu lembar daun bambu terbilang sangat berisiko. Daun tunggal mudah sobek terkena tekanan isian yang padat. Kebocoran pun hampir pasti terjadi saat bakcang direbus dalam waktu lama.
Dua lembar daun yang ditumpuk memberikan ketebalan ekstra perlindungan. Lapisan ganda ini menciptakan sistem kedap air yang sangat efektif. Dengan cara ini, rebusan bakcang menjadi lebih tenang tanpa was-was bocor.
3. Padatkan isian sebelum menutup bakcang secara penuh

Isian yang longgar sering menjadi biang kerok bakcang bocor saat direbus. Ruang kosong di dalam bakcang membuat air mudah meresap masuk. Akibat fatalnya, beras dan isian akan keluar dari lipatan daun.
Tekanlah nasi dan isian dengan sendok hingga benar-benar padat merata. Pastikan tidak ada rongga udara tersisa di keempat sudut bakcang. Kepadatan ini memaksa daun menutup rapat tanpa celah sedikit pun.
4. Ikatan tali dengan pola silang yang kuat dan konsisten

Ikatan tali yang longgar, tidak akan mampu menahan tekanan rebusan air mendidih. Bakcang akan mengembang dan memuntahkan isiannya ke dalam panci. Hasilnya, air rebusan keruh dan bakcang pun hancur berantakan.
Buatlah pola silang yang konsisten di setiap sisi permukaan bakcang. Tarik tali hingga cukup kencang tanpa merobek bagian permukaan daun. Pola silang ini menjamin bakcang tetap utuh selama proses perebusan.
5. Masukkan bakcang ke air mendidih, bukan air dingin

Merebus bakcang dari awal di air dingin merupakan kesalahan umum yang fatal. Air dingin membuat daun perlahan menyerap air sebelum sempat mengembang sempurna. Lama-kelamaan, isian bakcang pun keluar karena tekanan air terus meningkat.
Pastikan panci berisi air mendidih penuh sebelum bakcang dimasukkan ke dalamnya. Panas langsung dari air mendidih membuat daun bambu menyegel rapat secara instan. Hasilnya, bakcang matang sempurna tanpa ada isian yang bocor.
Nah, itu dia lima cara ampuh biar bakcang buatanmu mulus seperti punya tukang bakcang langganan. Gak ada lagi drama bocor atau isian berhamburan di panci, kan? Yuk langsung praktikkan, dijamin hasilnya auto mulus dan nagih!


















