Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Olahan Daging Sapi Khas Timur Tengah, Dijamin Enak!

5 Olahan Daging Sapi Khas Timur Tengah, Dijamin Enak!
Nasi Mandhi Kambing (pexels.com/aboodi vesakaran)
Intinya Sih
  • Artikel memperkenalkan lima olahan daging sapi khas Timur Tengah sebagai alternatif menu Iduladha, seperti khoresh gheymeh dari Iran dan margat albamiya dari Iraq.
  • Nasi kabsa asal Arab Saudi serta hawawshi dari Mesir menonjolkan perpaduan rempah dan cara penyajian unik yang menggugah selera keluarga.
  • Kadin budu kofte dari Turki menjadi versi perkedel berbahan daging sapi, menunjukkan kekayaan cita rasa Timur Tengah yang bisa disesuaikan dengan bumbu lokal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Hari raya Iduladha identik dengan penyembelihan hewan kurban seperti sapi, domba, dan kambing ini sudah pasti dinantikan banyak orang. Mayoritas orang Indonesia biasa mengolah daging kurban menjadi sate, gulai, hingga tongseng.

Namun, jika kamu ingin mencoba makanan berbahan dasar daging yang anti mainstream, yuk, cobain lima olahan daging sapi yang populer di negara-negara Timur Tengah berikut ini!

1.Khoresh gheymeh, Iran

Khoresh gheymeh
unsplash.com

Olahan daging sapi yang digemari masyarakat Iran adalah khoresh gheymeh. Visual khoresh gheymeh memang tampak seperti kari karena dimasak menggunakan berbagai rempah.

Pembuatan khoresh gheymeh diawali dengan memanaskan okra dan tomat. Kemudian tumis bawang merah, loomi, kayu manis, dan pasta tomat hingga harum. Masukkan potongan daging sapi kemudian aduk hingga daging mengeluarkan air kaldu dengan sendirinya. Sajikan khoresh gheymeh dengan potongan kentang di atasnya.

2.Margat albamiya, Iraq

ilustrasi margat albamiya (angsarap.net)
ilustrasi margat albamiya (angsarap.net)

Tetangga Iran, yaitu Iraq juga punya makanan berbahan dasar daging sapi bernama  margat albamiya. Sebelum dimasak, lumuri daging dengan kunyit bubuk. Tumis daging di panci presto, kemudian tambahkan air dan bawang putih.

Setelah itu, masukkan pasta tomat, okra, dan cabai. Masak hingga daging sapi benar-benar empuk. Margat albamiya siap disantap dengan nasi hangat.

3.Nasi kabsa, Arab Saudi

nasi kabsa
pexels.com

Nasi kabsa merupakan hidangan sederhana asal Arab Saudi. Disebut sederhana karena pembuatan nasi kabsa sendiri terbilang cukup mudah.

Tumis bawang bombay, bawang putih, jintan halus, ketumbar, dan rempah-rempah lainnya ke minyak zaitun. Masukkan nasi dari beras basmati yang sudah direndam selama satu jam, lalu tambahkan kaldu sapi, pasta tomat, dan juga daging sapi yang telah dipotong kecil-kecil. Nasi kabsa nikmat disantap ramai-ramai bersama keluarga.

4.Hawawshi, Mesir

hawawshi
pexels.com

Bentuk hawawshi mirip dengan kue pastel karena kue pita yang berbentuk lembaran diisi dengan daging sapi giling. Cara membuat hawawshi dimulai dengan membumbui daging cincang dengan bawang putih, bawang merah, paprika, jalapeno, dan peterseli. Untuk memperkaya rasa, campurkan adonan daging dengan aneka rempah seperti ketumbar, lada hitam, jintan, dan kayu manis.

Masukkan adonan daging ke roti pita yang bisa dengan mudah kamu temukan di toko-toko yang menjual bahan makanan khas Timur Tengah. Panggang roti di oven bersuhu 200°C. Panggang kue pita di kedua sisi agar tingkat kematangan daging dapat merata.

5.Kadin budu kofte, Turki

kadin budu kofte
pexels.com

Ternyata perkedel di Indonesia punya kembaran di Turki, lho! Namanya adalah kadin budu köfte. Meski sama, kadin budu köfte justru dibuat dari daging sapi.

Jika kamu tertarik membuat kadin budu köfte, langkah pertama ialah menumis daging sapi giling bersamaan dengan bawang bombay di minyak panas. Tambahkan nasi, telur, garam, jintan, dan lada hitam, kemudian aduk hingga tercampur rata.

Saat adonan sudah agak dingin, masukkan ke kulkas. Setelah satu jam, adonan daging dan nasi tersebut dibentuk oval. Celupkan adonan ke tepung, lalu ke kocokan telur. Goreng hingga kecoklatan.

Rempah-rempah yang digunakan di masakan khas negara Timur Tengah memang ada beberapa yang sulit ditemukan di Indonesia. Tapi gak ada salahnya untuk mengganti bumbu-bumbu itu dengan bumbu yang sudah tersedia di rumah. Selamat memasak!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More