Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Sirup dari Getah Pohon yang Populer di Amerika Utara
ilustrasi berbagai jenis sirup (unsplash.com/Nadine Primeau)

Sirup sering digunakan untuk menambahkan rasa manis pada makanan maupun minuman. Setiap jenis punya karakter berbeda, tergantung bahan utama yang digunakan. Biasanya terbuat dari dari aneka buah dan biji-bijian.

Selain bahan tersebut, ternyata getah pohon juga dapat diolah menjadi sirup yang kaya rasa, seperti maple. Hal ini lumrah di Amerika Utara karena beberapa jenis pohon memproduksi getah yang dapat disadap untuk diolah menjadi sirup. Berikut ini beberapa sirup dari getah pohon yang populer di Amerika Utara.

1. Sirup maple

ilustrasi sirup maple (pexels.com/Kay Hunjan)

Kamu tentu sudah tidak asing dengan sirup maple yang populer dan mudah dijumpai di pasaran. Pohon maple tumbuh subur di wilayah utara, seperti Amerika Utara, Eropa, Asia, hingga Afrika Utara. Sebagian besar spesiesnya berasal dari Kanada dan Amerika Serikat.

Sirup maple punya profil rasa perpaduan antara karamel cair, butterscotch, serta sedikit vanilla atau kacang. Kamu dapat membedakan dari warnanya, semakin gelap, maka rasanya akan lebih kuat. Tersedia warna golden, amber, dan dark, amber menjadi pilihan banyak orang karena kaya rasa, lembut, serta memberikan kesan klasik.

2. Sirup birch

ilustrasi penyadapan getah pohon birch (commons.wikimedia.org/VigorVarr)

Pohon birch termasuk dikenal memiliki kayu berserat halus, warnanya terang, dan tingkat ketahanan yang baik. Selain digunakan sebagai kayu lapis premium dan furnitur, getahnya disadap untuk produksi birch water dan sirup birch.

Proses pembuatannya mirip dengan sirup maple murni. Getah yang telah disadap lalu direbus untuk memekatkan dan mengaramelkan gula. Sirup birch punya profil rasa campuran buah asam dan kompleks dari karamel. Perpaduan rasanya mengingatkan pada raspberry, ceri asam, selai apel, dan molase.

3. Sirup walnut

ilustrasi sirup black walnut (instagram.com/mosofarmin)

Sirup walnut atau kacang kenari umumnya berasal dari black walnut dan butternut (kenari putih). Penyadapan getah hingga produksi sirup ini sering diproduksi dalam jumlah kecil yang dilakukan oleh para petani kenari. Black walnut lebih mudah dijumpai daripada butternut, terutama di Appalachia dan Midwest, Amerika Serikat.

Rasa sirup black walnut mirip dengan sirup maple light atau medium amber. Namun, lebih terasa karamel dan kacangnya. Perlu berhati-hati jika ingin mengonsumsinya kalau kamu punya alergi terhadap kacang.

4. Sirup boxelder

ilustrasi sirup boxelder (instagram.com/busymeadowsmercantile)

Sebenarnya boxelder (Acer negundo) merupakan jenis maple yang biasanya tumbuh di daerah lembap, dekat aliran air dan sungai. Pohon ini memberikan naungan dan daya tarik visual yang cukup disukai tukang kebun sebagai hiasan. Kayunya dapat digunakan untuk membuat kotak, peti dan kertas.

Dari nama ilmiahnya yang masih satu genus dengan maple, getah pohon ini pun menghasilkan sirup manis. Rasanya manis, ringan, dengan sentuhan kuat seperti mentega atau permen karamel. Cenderung lebih gurih dan lembut daripada sirup maple murni biasa, serta cocok digunakan sebagai pemanis serbaguna.

5. Sirup sycamore

ilustrasi orang menuangkan sirup di atas pancake (pexels.com/Daniela Constantini)

Sirup sycamore berasal dari getah pohon Platanus occodentalis yang dikenal juga sebagai American Sycamore. Meski daunnya mirip maple, keduanya berasal dari keluarga botani yang berbeda. Keberadaan sirup ini lebih jarang ditemukan di pasaran, sering kali hanya diproduksi rumahan oleh para petani atau pemilik kebun yang ditumbuhi pohon sycamore.

Rasanya manis dengan sentuhan butterscotch atau rempah yang khas, beraroma earthy, cocok untuk hidangan penutup. Waktu pembuatannya lama, karena kadar gula dalam getahnya lebih rendah dari maple. Sering kali menjadi sirup artisan atau percobaan, karena rasanya yang unik dan hasil panennya rendah.

Apakah kamu pernah menyangka bahwa deretan pohon besar asal Amerika Utara bisa menghasilkan sirup yang manis? Selain maple yang terkenal, masih ada birch hingga sycamore sebagai alternatif vairan rasa untuk dicoba. Masing-masing punya karakteristik dan rasa yang unik.


This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article