Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Berapa Harga Keju Edam? Ini Kisaran Harganya di Indonesia

 Berapa Harga Keju Edam? Ini Kisaran Harganya di Indonesia
ilustrasi keju edam (freepik.com/Freepik)

Keju merupakan salah satu makanan olahan susu yang sangat populer di Indonesia. Di negara kita, jenis keju yang paling populer adalah cheddar dan mozarella. Biasanya selain jadi topping untuk roti dan dessert, keju juga digunakan untuk membuat aneka resep kue kering seperti kastengel. Namun jenis keju sebetulnya bukan cuma cheddar atau mozarella saja. Ada juga keju edam untuk membuat kue kering dan aneka makanan lainnya.

Keju edam sendiri merupakan keju asal Belanda, tepatnya Kota Edam di Holland. Keju ini berukuran besar dan berbentuk bola pipih dengan parafin merah sebagai pelapisnya untuk menjaga agar keju tetap segar. Lantas dengan ukurannya yang besar, kira-kira berapa harga keju edam di pasaran Indonesia?

1. Proses pembuatan keju edam memakan waktu lama

ilustrasi Kota Edam di Holland Utara
ilustrasi Kota Edam di Holland Utara (unsplash.com/Aswathy N)

Melihat ukurannya, banyak orang beranggapan bahwa keju edam pasti memiliki tekstur yang keras atau bahkan lebih keras dari keju yang biasa kita konsumsi. Nyatanya keju ini memiliki tekstur semi-keras, yang artinya keju ini cukup padat namun masih mudah untuk diparut atau dipotong.

Untuk membuat keju edam, prosesnya bisa memakan waktu lama. Proses ini mencangkup pasteurisasi, penambahan rennet atau enzim pemecah protein yang membantu membuat susu menggumpal, pengeringan, pencetakan, hingga penambahan garam untuk mencegah bakteri berkembang biak sekaligus menambahkan rasanya. Pembuatan keju edam dari susu hingga mencapai masa pemasakan biasanya membutuhkan waktu sekitar 1 tahun. Jika akan diekspor ke luar negeri, maka keju dilapisi lagi dengan parafin merah yang kemudian menjadi salah satu ciri khasnya.

2. Di negara asalnya, keju edam dinikmati bersama buah-buahan

ilustrasi keju, biskuit, dan buah-buahan
ilustrasi keju, biskuit, dan buah-buahan (unsplash.com/Rosalind Chang)

Keju dan buah-buahan mungkin terdengar seperti perpaduan yang aneh buat kita. Pasalnya di Indonesia, keju dimakan dengan roti atau dijadikan topping dessert, dan bahan dalam resep kue kering.

Namun percaya atau gak, di Belanda dan beberapa negara Eropa lainnya, keju edam kerap dinikmati dengan buah-buahan seperti pir dan apel. Ini karena keju edam memiliki tekstur creamy dengan rasa mirip seperti kacang, dan sedikit rasa asin. Kombinasi rasa ini membuat keju edam cocok dikonsumsi bersama makanan manis seperti irisan buah, atau roti dan selai.

Saat dibiarkan matang, tekstur keju jadi lebih padat dan rasanya lebih pekat, dengan cita rasa mirip hazelnut. Selain enak disandingkan dengan roti atau buah, keju edam juga cocok untuk ditambahkan pada sandwich atau aneka kue kering.

3. Berapa harga keju edam?

ilustrasi keju edam di rak
ilustrasi keju edam di rak (unsplash.com/Dana Ward)

Dibandingkan dengan keju yang biasa kita beli, keju edam memiliki harga yang lebih mahal. Harga yang mahal bukan semata-mata karena ukurannya yang besar, melainkan karena proses pembuatan dan bahan yang digunakan. Keju edam terbuat dari susu yang dihilangkan sebagian lemaknya, sehingga proses pembuatan keju ini membutuhkan lebih banyak susu. Selain itu, seperti yang sudah dibahas sebelumnya, keju edam memiliki proses pembuatan yang panjang.

Dari mulai penggumpalan sampai tahap pematangan membutuhkan waktu sekitar 1 tahun. Nah karena prosesnya yang lama, biaya produksinya juga membengkak yang bikin harga keju ini akhirnya jadi lebih mahal.

Lalu berapa sih harga keju edam di pasaran? Untuk keju edam di Amerika Serikat hingga beberapa negara Eropa, harganya sekitar 4-7 USD per 500 gram atau sekitar Rp67.000 - Rp119.000. Ketika masuk ke Indonesia, harganya bisa lebih mahal lagi. Di Indonesia sendiri, harganya mencapai Rp98.000 - Rp100.000 per 250 gram, sedangkan untuk satu bulat utuh keju harganya berkisar antara Rp600.000 - Rp700.000.

Keju edam memang memiliki harga yang tergolong mahal. Namun kalau untuk membuat kue lebaran aja, kamu tentu gak perlu beli keju edam yang utuh. Sebagai gantinya, kamu bisa beli yang potongan kecil atau sesuai dengan yang kamu butuhkan sehingga harganya bisa jadi lebih terjangkau.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Food

See More

Resep Brownies Kering dan Tipis untuk Camilan Lebaran

17 Mar 2026, 13:25 WIBFood