Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Tips Menyimpan Ubi agar Tidak Tumbuh Tunas dan Tetap Manis

5 Tips Menyimpan Ubi agar Tidak Tumbuh Tunas dan Tetap Manis
ilustrasi ubi yang bertunas (freepik.com/ilovehz)
Intinya Sih
  • Ubi perlu disimpan di tempat kering dengan sirkulasi udara baik agar tidak lembap, mencegah tunas, dan menjaga rasa manisnya.
  • Hindari menyimpan ubi di kulkas karena suhu dingin bisa mengubah struktur pati dan menurunkan cita rasa alami.
  • Sebelum disimpan, ubi sebaiknya tidak dicuci dan dipisahkan dari yang rusak atau bertunas untuk menjaga kualitas keseluruhan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Ubi termasuk bahan yang cukup tahan lama, tetapi cara penyimpanan yang kurang tepat bisa membuatnya cepat bertunas dan rasanya berubah. Saat kondisi penyimpanan tidak sesuai, kandungan gula di dalam ubi bisa berkurang sehingga rasanya tidak lagi manis saat dimasak. Dengan penanganan yang benar, ubi bisa tetap segar lebih lama dan kualitasnya tetap terjaga.

Penyimpanan ubi sebenarnya tidak rumit, namun perlu memperhatikan beberapa hal sederhana yang sering diabaikan. Lingkungan, suhu, dan cara menata ubi sangat berpengaruh terhadap daya tahannya. Berikut beberapa tips menyimpan ubi agar tidak tumbuh tunas dan tetap manis.

1. Simpan di tempat kering dan tidak lembap

ilustrasi menyimpan ubi
ilustrasi menyimpan ubi (freepik.com/stockking)

Ubi sebaiknya disimpan di tempat yang kering dengan sirkulasi udara yang baik agar tidak mudah lembap. Kondisi lembap bisa mempercepat munculnya tunas dan membuat bagian luar ubi cepat rusak. Tempat seperti rak terbuka atau keranjang berlubang bisa jadi pilihan yang lebih aman.

Jika disimpan di area yang terlalu lembap, permukaan ubi bisa mulai terasa basah dan memicu pembusukan. Hal ini juga memengaruhi rasa karena kualitas daging ubi ikut menurun. Lingkungan yang kering membantu menjaga kondisi ubi tetap stabil.

2. Hindari menyimpan di dalam kulkas

ilustrasi ubi
ilustrasi ubi (freepik.com/rawpixel.com)

Ubi tidak cocok disimpan di suhu yang terlalu dingin seperti di dalam kulkas. Suhu rendah bisa mengubah struktur pati di dalam ubi sehingga rasanya menjadi kurang enak saat dimasak. Teksturnya juga bisa berubah menjadi lebih keras atau tidak merata.

Penyimpanan di suhu ruang yang sejuk lebih membantu menjaga rasa manis alaminya. Dengan kondisi yang sesuai, ubi tetap enak saat diolah menjadi berbagai masakan. Cara ini lebih efektif dibandingkan dengan menyimpannya di tempat yang terlalu dingin.

3. Jangan dicuci sebelum disimpan

ilustrasi ubi
ilustrasi ubi (pexels.com/Matheus Bertelli)

Ubi yang baru dibeli sebaiknya tidak langsung dicuci jika belum akan digunakan. Air yang menempel di permukaan bisa mempercepat munculnya jamur dan membuat kulitnya cepat rusak. Lebih baik menyimpannya dalam kondisi kering seperti saat pertama kali dibeli.

Jika perlu dibersihkan, cukup sikat ringan bagian yang kotor tanpa menggunakan air berlebih. Cara ini membantu menjaga permukaan tetap kering. Ubi yang disimpan dalam kondisi kering akan bertahan lebih lama.

4. Pisahkan ubi yang sudah rusak atau bertunas

ilustrasi memisahkan ubi
ilustrasi memisahkan ubi (freepik.com/stockking)

Jika ada ubi yang mulai menunjukkan tanda kerusakan atau sudah bertunas, sebaiknya segera dipisahkan dari yang masih bagus. Ubi yang rusak bisa memengaruhi kondisi ubi lain di sekitarnya jika disimpan bersama. Pemisahan ini membantu menjaga kualitas keseluruhan.

Selain itu, ubi yang sudah bertunas biasanya mengalami penurunan rasa karena cadangan nutrisi di dalamnya mulai berkurang. Dengan memisahkannya, ubi yang masih segar tetap terjaga kualitasnya. Langkah ini sederhana namun cukup penting.

5. Gunakan wadah yang memiliki sirkulasi udara

ilustrasi tempat penyimpanan ubi
ilustrasi tempat penyimpanan ubi (pexels.com/Kindel Media)

Menyimpan ubi dalam wadah tertutup rapat bisa membuat udara di dalamnya menjadi lembap. Kondisi ini memicu pertumbuhan tunas dan mempercepat kerusakan. Gunakan wadah seperti keranjang, kantong kertas, atau tempat berlubang agar udara tetap mengalir.

Sirkulasi udara yang baik membantu menjaga kondisi ubi tetap kering dan tidak mudah rusak. Selain itu, suhu di dalam wadah juga lebih stabil. Cara ini membuat ubi bisa disimpan lebih lama tanpa perubahan yang berarti.

Menyimpan ubi dengan cara yang benar membantu menjaga rasa manis dan mencegah pertumbuhan tunas. Setiap langkah sederhana memberi pengaruh pada kualitas bahan saat akan digunakan. Dengan mengetahui cara menyimpan ubi agar tidak tumbuh tunas, kamu bisa mendapatkan ubi dalam kondisi optimal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Related Articles

See More