5 Perbedaan Earl Grey dan Black Tea, Jangan Sampai Salah Pilih!

Bagi kamu pencinta teh, mungkin sedang ingin mengeksplorasi cita rasa baru. Dari sekian banyak varian teh, dua jenis yang populer adalah earl grey dan black tea. Keduanya sama-sama berasal dari daun teh yang sama, warnanya mirip, dan kerap disajikan panas maupun dingin.
Maka dari itu, banyak orang mengira perbedaannya hanya ada pada nama. Padahal, earl grey dan black tea punya karakter yang cukup berbeda, mulai dari bahan, aroma, rasa, hingga cara menikmatinya.
Nah, supaya kamu gak salah pilih, simak perbedaan earl grey dan black tea berikut ini, yuk! Kira-kira kamu paling suka yang mana, nih?
1. Warna
Secara tampilan, warna earl grey memang mirip dengan black tea. Warna seduhannya cenderung cokelat tua hingga hitam kemerahan. Sementara itu, warna black tea bisa sedikit berbeda tergantung jenis dan prosesnya. Ada yang merah kecokelatan, ada pula yang terlihat hitam pekat saat diseduh lebih lama.
2. Bahan utama

Earl Grey dan black tea berasal dari tanaman yang sama, yakni camellia sinensis. Perbedaannya terletak pada proses dan tambahan bahan.
Black tea dibuat dari daun teh yang dicacah, lalu difermentasi. Sedangkan, earl grey menggunakan daun teh hitam sebagai dasar, kemudian diberi tambahan minyak jeruk bergamot. Inilah yang membuat earl grey punya ciri khas yang berbeda.
3. Rasa dan aroma
Earl grey memiliki rasa yang ringan dan segar. Aroma jeruk bergamot memberi sentuhan citrus dan floral, bahkan sedikit manis. Sensasi minumnya terasa lebih menyegarkan. Berbeda dengan black tea yang memiliki rasa lebih kuat, pekat, dan cenderung earthy. Beberapa jenisnya juga meninggalkan sensasi kering di mulut.
4. Kandungan kafein

Kandungan kafein earl grey dan black tea sebenarnya mirip. Rata-rata sekitar 40-120 miligram per cangkir, tergantung lama seduhan dan ukuran daun teh.
Namun, earl grey sering terasa lebih memberi efek segar dan berenergi. Kandungan minyak bergamotnya membantu tubuh menyerap kafein lebih cepat. Jadi, efeknya terasa lebih ringan, tetapi tetap menyegarkan.
5. Cara penyajian
Black tea sangat fleksibel untuk dipadukan dengan berbagai bahan. Cocok dicampur susu, gula, lemon, sirup buah, hingga boba. Di sisi lain, earl grey justru paling nikmat diminum apa adanya. Meski demikian, kamu tetap bisa menambahan susu atau gula untuk menutupi aroma khas bergamot. Jika ingin versi creamy, earl grey juga sering digunakan untuk membuat milk tea.
Earl Grey dan black tea memiliki ciri khas masing-masing. Perbedaannya terletak pada karakter rasa, aroma, dan cara menikmatinya. Dengan mengetahui perbedaan ini, kamu bisa memilih jenis teh yang paling sesuai dengan seleramu.


















