Potret membuat sourdough rumahan (freepik.com/pch.vector)
Sebaiknya gunakan starter sourdough secara teratur, supaya tetap seimbang, tetap aktif, dan tidak terlalu asam. Sebelum menggunakannya dalam beberapa hari ke depan, letakkan starter di luar kulkas, baik di atas meja, di dalam lemari, maupun rak dapur. Setelah itu, kamu dapat membuang setengahnya dan beri makan sisanya setiap dua hari sekali.
Cara tersebut bukan membuang sia-sia, tetapi dapat menjaga keseimbangan starter. Sebab, hal ini dapat membantu mengontrol keasaman dan menjaganya tetap sehat. Starter sourdough yang sehat seharusnya berbau seperti yoghurt dan sedikit asam, bahkan beraroma buah jika diberi makan secara teratur.
Jika mulai berbau asam dan seperti cuka, cukup buang lapisan cairan keabu-abuan di atasnya (hooch). Selanjutnya, tetap diberi makan dengan campuran tepung dan air seperti biasa. Setelah beberapa jam, bau asam akan berubah menjadi aroma yang lebih lembut dan hampir seperti custard.