Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Fungsi Air Cucian Beras untuk Beragam Bahan Makanan

Fungsi Air Cucian Beras untuk Beragam Bahan Makanan
Potret air cucian beras (vecteezy.com/Prarinya Thonghyad)

Seringkali dianggap sebagai limbah rumah tangga biasa, air cucian beras ternyata menyimpan segudang manfaat yang luar biasa untuk keperluan dapur. Cairan keruh yang dihasilkan dari bilasan pertama dan kedua ini bahkan mengandung sisa pati, vitamin, serta mineral yang terlepas dari butiran beras.

Alih-alih langsung membuangnya ke saluran air, banyak orang yang memanfaatkannya dalam berbagai hal. Kira-kira untuk apa saja, ya? Bagi kamu yang penasaran, berikut IDN Times bagikan informasi tentang fungsi penting air cucian beras untuk berbagai bahan makanan. Simak sampai habis, ya!

1. Menghilangkan aroma amis pada Ikan dan seafood

Potret orang sedang mencuci ikan segar
Potret orang sedang mencuci ikan segar (unsplash.com/Quan Jing)

Air cucian beras kerap digunakan untuk menetralkan aroma amis yang tajam pada ikan dan seafood. Caranya cukup dengan merendam ikan dan seafood ke dalam air cucian beras selama 10-15 menit sebelum dibumbui. Teknik ini jauh lebih lembut dibandingkan menggunakan perasan jeruk nipis yang terkadang bisa mengubah tekstur daging ikan jika terlalu lama.

Selain menghilangkan bau, rendaman ini juga berfungsi untuk mengangkat sisa kotoran atau lendir yang masih menempel pada permukaan kulit ikan. Setelah direndam, bilas ikan dengan air mengalir hingga bersih. Hasilnya, daging ikan akan terasa lebih segar dan aromanya tidak akan mengganggu indra penciuman saat dimasak.

2. Mengurangi rasa pahit dan aroma tajam pada beberapa jenis bahan makanan

Potret orang sedang mencuci sayuran
Potret orang sedang mencuci sayuran (pexels.com/Anna Shvets)

Beberapa jenis sayuran memiliki rasa pahit dan getir, aroma tajam, rasa "asing" lainnya yang dianggap mengganggu bagi sebagian besar orang, seperti pare, daun pepaya, rebung, hingga jengkol. Air cucian beras dapat digunakan untuk "memperbaiki" rasa dan aroma bahan-bahan tersebut, tanpa menghilangkan nutrisi dan manfaatnya.

Pere, daun pepaya, dan rebung bisa direbus dengan cucian beras sampai setengah matang. Sedangkan, jengkol cukup direndam selama 2-3 hari (air berasnya diganti setiap hari). Setelah proses ini dilakukan, bahan-bahan tersebut bisa langsung diolah dengan bumbu hingga matang.

3. Membersihkan pestisida pada buah dan sayuran

Potret orang sedang mencuci buah
Potret orang sedang mencuci buah (vecteezy.com/Jirati Juntranimit)

Air cucian beras juga bisa bantu melepaskan residu pestisida pada kulit buah dan sayuran, dibandingkan hanya menggunakan air keran biasa. Kamu bisa merendam buah-buahan, seperti apel, anggur, stroberi, dan sebagainya, ke dalam wadah berisi air cucian beras selama beberapa menit. Sambil direndam, gosok perlahan permukaan kulitnya untuk memastikan semua kotoran terangkat sempurna.

Penggunaan air beras sebagai pembersih alami ini jauh lebih aman dan ekonomis dibandingkan menggunakan sabun khusus pencuci buah yang mengandung bahan kimia tambahan. Cairan ini juga mampu membersihkan sela-sela sayuran yang sulit dijangkau, seperti pada brokoli atau kembang kol. Setelah selesai dibersihkan, pastikan membilas kembali semua bahan makanan tersebut dengan air mengalir, agar tidak ada sisa pati yang mengering.

4. Melembutkan tekstur daging dan jeroan

Potret merebus daging sapi
Potret merebus daging sapi (vecteezy.com/ Srinrat Wuttichaikitcharoen)

Bagi kamu yang sering memasak jeroan, seperti usus, babat, atau paru, maka air cucian beras bisa menjadi bahan pembersih sekaligus pelembut tekstur yang sangat ampuh. Merendam jeroan dalam air beras tidak hanya menghilangkan bau tidak sedap yang membandel, tetapi juga membantu menghaluskan serat-serat kasarnya. Bahkan, kamu juga bisa merebus jeroan tersbeut dengan air ini.

Selain jeroan, air cucian beras juga bisa digunakan untuk merendam daging sapi atau ayam yang akan diolah menjadi masakan. Teknik ini membantu permukaan daging tetap lembap dan tidak cepat kering saat terkena suhu panas yang tinggi di atas wajan. Selain itu, tekstur daging juga bakal jadi lembut.

Nah, sekarang kamu sudah tahu manfaat atau fungsi air cucian beras untuk berbagai bahan makanan. Mulai sekarang, jangan buang air cucian berasnya dan gunakan untuk berbagai hal yang bermanfaat, ya!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dewi Suci Rahayu
EditorDewi Suci Rahayu
Follow Us

Latest in Food

See More

Baia Nonna: Restoran Peranakan Halal dengan Rasa Autentik

22 Apr 2026, 09:27 WIBFood
Apakah Bacon itu Halal?

Apakah Bacon itu Halal?

22 Apr 2026, 05:55 WIBFood