Minyak zaitun sering dianggap aman diletakkan di mana saja selama botolnya tertutup rapat. Padahal, meletakkannya di dekat jendela, kompor, atau area dapur yang terang terus-menerus bisa memengaruhi kualitas minyak seiring waktu. Cahaya yang berlebihan dapat mempercepat proses oksidasi sehingga aroma, rasa, hingga kualitas minyak zaitun ikut menurun.
Oleh karena itu, menyimpan minyak zaitun ternyata gak cukup cuma ditutup rapat lalu ditaruh kembali di rak dapur. Tempat penyimpanannya juga perlu diperhatikan, terutama agar minyak tidak terlalu sering terpapar cahaya yang bisa menurunkan kualitasnya.
Nah, kenapa minyak zaitun sebaiknya disimpan di tempat minim cahaya? Dan bagaimana cara menyimpannya agar tetap berkualitas? Yuk, simak penjelasannya!
