Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Kesalahan Membuat Roti Kopi ala Roti’O, Rasanya Jadi Gak Enak

Potret roti kopi ala Roti'O
Potret roti kopi ala Roti'O (pixabay.com/yadetzy0)

Saat bepergian di pusat perbelanjaan, stasiun, atau bandara, kita seringkali tergoda dengan aroma harum dari Roti'O. Dari jarak beberapa meter, aroma semerbak roti kopi ini tercium harum dan menggoda selera, sehingga tak sedikit orang yang mampir untuk membelinya. Apalagi tekstur rotinya yang empuk dengan perpaduan rasa manis dan gurih. Nagih banget!

Saat mager keluar rumah atau tidak ada gerai Roti'O di area tempat tinggal, sebagian orang akhirnya tertarik untuk membuat roti kopi ini sendiri. Namun, membuat roti tersebut bukan perkara mudah. Banyak yang gagal karena tekstur roti jadi bantat, topping-nya meleleh tak berbentuk, atau aroma kopinya kurang kuat. Padahal, kunci sukses ada pada teknik pengolahan adonan, pemilihan bahan, hingga cara memanggangnya.

Jika kamu berencana membuat roti kopi ala Roti’O di rumah, simak beberapa kesalahan umum yang sering terjadi berikut ini, yuk! Dengan begitu, kamu bisa lebih mudah menghasilkan roti kopi yang wangi, empuk, dan lumer di mulut.

1. Tidak menguleni adonan hingga kalis

Kesalahan pertama yang paling sering dilakukan seseorang saat membuat roti kopi ala Roti'O adalah tidak menguleni adonan hingga kalis. Mencampurkan semua bahan tanpa memastikan adonannya kalis akan membuat roti ini gagal, bantat, tidak kenyal, hingga cepat keras nantinya.

Selain itu, ada pula yang terlalu terburu-buru dalam proses fermentasi adonan dengan ragi. Adonan roti kopi butuh waktu untuk mengembang sempurna. Jika ragi belum bekerja maksimal, maka roti akan gagal mengembang dan teksturnya jadi memadat. Pastikan adonan diistirahatkan terlebih dahulu pada suhu yang tepat sampai ukurannya mengembang dua kali lipat.

2. Takaran topping yang kurang pas

Potret adonan roti
Potret adonan roti (pixabay.com/svetlanabar)

Topping kopi menjadi ciri khas utama dari roti ini. Namun, banyak orang keliru saat membuatnya. Kesalahan yang umum terjadi adalah takaran mentega yang kurang tepat. Jika terlalu banyak, topping jadi meleleh dan merusak bentuk roti. Sebaliknya, jika terlalu sedikit, topping tidak akan mekar dengan cantik saat dipanggang.

Selain mentega, takaran kopi instan dan gula bubuk juga memengaruhi rasa dan aroma roti kopi. Jika kopinya berlebihan, rasa roti jadi pahit. Sebaliknya, jika gula terlalu banyak dan kopinya sedikit, maka roti jadi terlalu manis dan rasa khas kopinya "kalah." Perbandingan bahannya harus seimbang, agar aroma kopi dan rasa manisnya pas.

3. Proses memanggang yang tidak tepat

Proses pemanggangan berperan penting dalam pembuatan roti kopi ala Roti’O. Jika suhunya terlalu tinggi, maka bagian luar roti bisa gosong sebelum bagian dalamnya matang sempurna. Sebaliknya, jika suhu terlalu rendah, roti tidak akan mengembang dengan baik dan topping kopi tidak mekar dengan baik.

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah meletakkan adonan roti terlalu rapat atau dekat di loyang. Akibatnya, roti akan saling menempel dan topping tidak mekar merata saat dipanggang. Jarak antar-adonan roti harus cukup, agar panasnya bisa menyebar dengan baik.

Demikian tiga kesalahan umum yang sering dilakukan saat membuat roti kopi ala Roti'O. Dengan mengetahui dan memahaminya, kamu bisa menghasilkan roti kopi enak. Gimana, mau bikin sekarang?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dewi Suci Rahayu
EditorDewi Suci Rahayu
Follow Us