Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Makanan Berbahan Pisang yang Populer di Amerika Latin, Lezat!
ilustrasi tacacho (commons.wikimedia.org/HugoMon)
  • Negara-negara Amerika Latin punya beragam olahan pisang, terutama dari plantain yang diolah dengan cara digoreng, dipanggang, atau direbus untuk menghasilkan cita rasa unik.
  • Tostones, Patacones, dan Pastelón jadi hidangan populer di Karibia dan Amerika Selatan dengan karakter gurih hingga manis yang menggugah selera.
  • Tacacho dari Peru dan Aborrajados dari Kolombia menunjukkan kreativitas kuliner lokal lewat kombinasi rasa smokey, gurih, serta manis keju yang khas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kalau mendengar olahan pisang, mungkin yang langsung terbayang adalah pisang goreng atau kolak yang akrab di lidah masyarakat Indonesia. Padahal, negara-negara di Amerika Latin juga memiliki beragam hidangan berbahan pisang yang tidak kalah menggugah selera. Mulai dari camilan renyah hingga makanan utama yang mengenyangkan, semuanya menawarkan cita rasa yang unik.

Menariknya, sebagian besar hidangan tersebut menggunakan plantain atau pisang tanduk yang memiliki tekstur lebih padat dibandingkan pisang meja. Cara pengolahannya pun sangat beragam, mulai dari digoreng, dipanggang, direbus, hingga dihaluskan menjadi adonan. Kalau penasaran seperti apa kelezatan kuliner khas Amerika Latin berbahan pisang, yuk, simak daftarnya sampai selesai.

1. Tostones

ilustrasi tostones (commons.wikimedia.org/Dreth1)

Tostones merupakan salah satu makanan berbahan pisang yang paling populer di Amerika Latin, terutama di Puerto Rico, Kuba, Republik Dominika, dan Kolombia. Hidangan ini dibuat dari plantain hijau yang dipotong tebal, digoreng setengah matang, lalu ditekan hingga pipih sebelum digoreng kembali. Teknik tersebut menghasilkan tekstur yang renyah di luar sekaligus tetap lembut di bagian dalam.

Tostones biasanya disajikan sebagai camilan atau pendamping berbagai hidangan utama, seperti ayam panggang, ikan, maupun daging sapi. Rasanya cenderung gurih sehingga sering dipadukan dengan saus bawang putih, saus pedas, atau guacamole. Kesederhanaan bahan justru menjadi daya tarik utama makanan khas Amerika Latin ini.

2. Patacones

ilustrasi patacones (commons.wikimedia.org/Jdvillalobos)

Patacones merupakan hidangan khas Kolombia, Panama, dan beberapa negara Amerika Selatan lainnya yang sekilas mirip dengan tostones. Plantain hijau digoreng dua kali hingga menghasilkan tekstur yang renyah dan padat. Bedanya, ukuran patacones biasanya lebih besar sehingga sering dijadikan dasar berbagai topping.

Di beberapa daerah, patacones disajikan dengan daging suwir, keju, alpukat, udang, atau saus khas setempat. Hidangan ini juga kerap dijadikan pengganti roti dalam menu modern. Kombinasi tekstur renyah dan topping yang beragam membuat patacones semakin digemari wisatawan.

3. Pastelón

ilustrasi pastelón (commons.wikimedia.org/Sam Bailey)

Pastelón sering disebut sebagai lasagna khas Karibia karena tampilannya yang berlapis. Hidangan ini dibuat dari irisan plantain matang yang disusun bersama daging cincang berbumbu, keju, dan saus sebelum dipanggang hingga matang sempurna. Hasil akhirnya terasa lembut dengan perpaduan rasa gurih dan sedikit manis.

Pastelón banyak ditemukan di Puerto Rico dan Republik Dominika sebagai menu makan malam keluarga. Setiap lapisan memberikan sensasi rasa yang kaya sehingga cocok dijadikan comfort food. Aroma keju yang meleleh juga membuat hidangan ini semakin menggugah selera.

4. Tacacho

ilustrasi tacacho (commons.wikimedia.org/Mayimbú)

Tacacho merupakan makanan khas Peru yang berasal dari wilayah Amazon. Hidangan ini dibuat dari plantain yang dipanggang atau digoreng, kemudian ditumbuk bersama lemak babi hingga membentuk bola besar. Teksturnya lembut dengan aroma khas hasil proses pemanggangan.

Tacacho hampir selalu disajikan bersama sosis asap atau daging panggang sebagai menu utama. Kombinasi rasa gurih dan aroma smokey membuat hidangan ini terasa sangat khas. Masyarakat Peru juga sering menikmatinya sebagai santapan makan siang yang mengenyangkan.

7. Aborrajados

ilustrasi aborrajados (commons.wikimedia.org/Ethnobotanical Historian)

Aborrajados adalah camilan tradisional dari Kolombia yang dibuat menggunakan plantain matang. Pisang dibelah, diisi keju, lalu dilapisi adonan tepung sebelum digoreng hingga renyah. Saat digigit, keju yang meleleh berpadu dengan manisnya pisang sehingga menghasilkan rasa yang unik.

Camilan ini sering dijual di pasar tradisional maupun warung kaki lima sebagai teman minum kopi pada sore hari. Teksturnya yang renyah di luar dan lembut di dalam membuat banyak orang sulit berhenti menikmatinya. Aborrajados menjadi bukti bahwa olahan pisang di Amerika Latin memiliki kreativitas yang luar biasa.

Kalau suatu saat berkesempatan menjelajahi Amerika Latin, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi beragam olahan pisang khasnya langsung dari tempat asalnya. Setiap gigitan menawarkan perpaduan cita rasa dan tradisi kuliner yang sulit ditemukan di belahan dunia lain.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAgsa Tian

Related Article