ilustrasi protein (freepik.com/freepik)
Jika ingin makan mi instan saat sahur, kamu bisa menambahkan beberapa bahan sehat agar nutrisinya lebih seimbang. Misalnya, dengan menambahkan telur, sayuran hijau, atau sumber protein seperti ayam dan tahu. Bahan tambahan ini dapat membantu meningkatkan kandungan protein, vitamin, serta serat dalam menu sahur.
Selain meningkatkan nilai gizi mi instan, penambahan bahan tersebut juga bisa membantu tubuh merasa kenyang lebih lama. Hal ini tentu membantu menjaga energi agar tetap stabil selama menjalani puasa sepanjang hari. Dengan cara sederhana ini, mi instan tetap praktis disantap saat sahur tanpa harus mengabaikan kebutuhan nutrisi tubuh.
Mi instan saat sahur sebenarnya boleh saja dikonsumsi, asalkan tidak terlalu sering dan tetap memperhatikan keseimbangan nutrisi. Menambahkan bahan sehat seperti telur, sayuran, atau sumber protein lain bisa membuat menu sahur menjadi lebih bergizi dan mengenyangkan. Dengan pilihan yang lebih bijak, sahur tetap praktis sekaligus membantu tubuh tetap bertenaga selama menjalani puasa.
Referensi
“Kajian Implementasi Informasi ‘Pilihan Lebih Sehat’ Label Kemasan Mi Instan di Indonesia.” Jurnal Mutu Pangan: Indonesian Journal of Food Quality. Diakses Maret 2026
“Identifikasi Faktor Risiko Gangguan Kesehatan Akibat Konsumsi Mi Instan pada Mahasiswa Universitas Diponegoro.” Jurnal Kesehatan Masyarakat. Diakses Maret 2026.
“Assessment of Sodium Content of Processed Food Available in Indonesia.” Jurnal Gizi dan Pangan. Diakses Maret 2026.