Perbedaan Whipping Cream dan Heavy Cream, Serupa tapi Tak Sama

- Heavy cream dan whipping cream sama-sama terbuat dari campuran susu serta lemak susu, tetapi heavy cream mengandung lemak 36–40%, lebih tinggi daripada whipping cream 30–36%.
- Saat dikocok, heavy cream menghasilkan tekstur lebih padat, stabil, kaya rasa, dan tahan panas; whipping cream cenderung ringan, airy, lembut, serta creamy.
- Heavy cream cocok untuk saus, sup krim, frosting, dan es krim, sedangkan whipping cream ideal sebagai topping; keduanya dapat saling menggantikan dengan perbedaan utama pada konsistensi.
Kamu yang suka buat aneka jenis dessert, pasti sudah gak asing lagi sama dua bahan ini. Whipping cream dan heavy cream memang menjadi bahan yang cukup sering digunakan dalam pembuatan aneka dessert. Mungkin karena tampilan dan teksturnya yang mirip, banyak orang sering menganggap keduanya sama.
Padahal meski terbuat dari bahan yang sama, whipping cream dan heavy cream memiliki karakteristik yang berbeda. Perbedaan ini juga mempengaruhi hasil akhir pada dessert atau makanan yang kamu buat. Lantas apa perbedaan whipping cream dan heavy cream?
1. Heavy cream memiliki kandungan lemak yang lebih tinggi dari whipping cream

ilustrasi heavy cream yang siap digunakan (unsplash.com/Le Tia) Baik heavy cream maupun whipping cream sebenarnya terbuat dari bahan yang sama, yakni campuran susu dan lemak susu yang dihomogenisasi. Jadi lemak susu diemulsikan dan dicampur ke dalam susu sehingga kedua bahan ini menyatu. Namun meski terbuat dari bahan yang sama, kadar lemak pada keduanya sedikit berbeda.
Heavy cream memiliki kadar lemak yang lebih tinggi, yakni antara 36% sampai 40%. Kandungan lemak yang lebih tinggi membuat kalori pada heavy cream juga ikut naik. Sedangkan pada whipping cream, kandungannya lebih rendah. Whipping cream sendiri memiliki kadar lemak antara 30% sampai 36% dengan jumlah kalori yang lebih sedikit.
2. Saat dikocok, heavy cream memiliki konsistensi yang lebih kokoh

ilustrasi whipping cream yang baru dikocok (unsplash.com/Sorin Gheorghita) Perbedaan kadar lemak pada heavy cream dan whipping cream mungkin gak terlalu berbeda jauh. Namun jumlah kadar lemak tentu akan sangat mempengaruhi hasil akhir keduanya setelah dikocok. Heavy cream menghasilkan krim yang lebih padat dan stabil. Selain itu, kandungan lemak susu yang lebih tinggi juga membuat rasa heavy cream lebih kaya. Terakhir, heavy cream lebih tahan terhadap suhu panas. Meski konsistensinya jadi lebih lembut, tapi hal itu gak lantas membuatnya mencair.
Sedangkan untuk whipping cream, ketika dikocok, cream yang dihasilkan cenderung ringan dan airy. Teksturnya pun lebih lembut dengan rasa yang creamy.3. Heavy cream lebih cocok untuk makanan, sedangkan whipping cream untuk minuman

ilustrasi ganache cokelat yang terbuat dari heavy cream (unsplash.com/Food Photographer | Jennifer Pallian) Heavy cream dengan tekstur yang kental membuatnya lebih cocok digunakan untuk makanan. Mulai dari ditambahkan pada saus, cream soup, hingga frosting kue. Selain itu, kalau kamu suka es krim, heavy cream juga bisa digunakan untuk membuat ice cream homemade. Dengan kandungan lemak yang tinggi, heavy cream akan menghasilkan ice cream dengan rasa yang lebih kaya.
Untuk whipping cream karena teksturnya yang lebih ringan, akan lebih cocok jika digunakan untuk topping. Misalnya topping pancake, hot chocolate, hingga milkshake. Karena kandungan lemak yang rendah, penambahan whipping cream gak akan bikin rasa makanan atau minuman apapun terasa berat.
4. Bisakah mengganti heavy cream dengan whipping cream?

ilustrasi semangkuk cream soup (unsplash.com/Erik Mclean) Meski menghasilkan rasa, tekstur, dan konsistensi yang sedikit berbeda, perbedaan heavy cream dan whipping cream gak terlalu mencolok. Mengingat keduanya juga terbuat dari bahan yang sama, kamu bisa mengganti heavy cream dengan whipping cream atau sebaliknya. Umumnya pergantian ini gak akan mengubah rasa makanan dan hanya mengubah konsistensinya. Makanan dengan tambahan whipping cream cenderung menghasilkan tekstur yang lebih ringan. Sedangkan jika kamu menambahkan heavy cream, tekstur makanan akan jadi lebih kental.
Whipping cream dan heavy cream sebenarnya gak jauh berbeda. Kamu tetap bisa menggunakannya secara bergantian pada makanan tertentu. Meski begitu ada baiknya untuk menggunakan bahan yang sesuai dan tertera pada resep.




![[QUIZ] Dari Bunga Edibel Favoritmu, Kamu Cocoknya Menikmati Menu Ini!](https://image.idntimes.com/post/20250413/cover-5ac267462ed01818aa76544487f99ef0.jpg)

















