Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Rutin Minum Wine, Cara Enak Mencegah Penyakit Diabetes

Rutin Minum Wine, Cara Enak Mencegah Penyakit Diabetes
pexels.com
Share Article

Penyakit diabetes sekarang dianggep salah saty penyakit yang paling berbahaya di dunia. Berdasarkan data WHO, diabetes merupakan penyakit tidak menular yang menjadi pembunuh banyak orang di dunia, setelah stroke dan penyakit jantung.

Sedihnya, penyakit diabetes ini gak cuma menyerang orang lanjut usia lho. Tapi juga anak-anak sampai dewasa muda, seperti kita-kita ini.

  1. Ingin bebas dari diabetes, minumlah wine

    Default Image IDN
    Default Image IDN

    Banyak orang yang menghindari makanan manis supaya tidak terserang diabetes. Tetapi ada cara lain yang mungkin lebih diminati sebagian orang, yaitu dengan mengkonsumsi wine.

    Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan di jurnal Diabetologia, orang-orang yang rutin mengkonsumsi wine, lebih kecil kemungkinannya terserang diabetes, sekitar 30 persen.

  2. Minum wine untuk mencegah diabetes boleh, asalkan...

    Default Image IDN
    Default Image IDN

    Menurut Janne Tolstrup, profesor dari University of Southern Denmark's National Insitute of Public Health, minum wine untuk kebutuhan pencegahan diabetes itu gak boleh asal-asalan lho. Sebaiknya dikonsumsi tiga hingga empat kali seminggu. Terutama untuk perempuan. 

    Sebaiknya, minum wine tiga hingga empat kali seminggu itu dilakukan secara rutin. Dalam artian, bukan minum tiga sampai empat gelas ya dalam sehari ya. Lebih baik diminum sehari sekali saja. 

  3. Kandungan dalam wine berfungsi mengatur gula darah

    Default Image IDN
    Default Image IDN

    Wine yang bahan dasarnya adalah anggur, mengandung komponen yang disebut polifenol. Polifenol bermanfaat untuk mengatur gula darah agar tetap seimbang. 

    Meskipun begitu, para ahli kesehatan menyarankan untuk tetap memperhatikan bagaimana cara minum dan seberapa takaran yang pas supaya apa yang seharusnya bisa menjadi pencegahan penyakit bukannya menjadi bumerang bagi kesehatan. 

    Hmm, bagaimana menurutmu soal penelitian ini?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More