Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Tips Memilih Keju untuk Kastengel yang Nikmat
Potret kue kastengel (vecteezy.com/Leo Christianto)
  • Menjelang Lebaran, kastengel jadi kue favorit dengan cita rasa gurih yang berasal dari pemilihan keju berkualitas sebagai bahan utama.
  • Keju tua seperti edam, gouda, atau cheddar direkomendasikan karena rasanya lebih kuat, aromanya tajam, dan teksturnya padat sehingga mudah diparut.
  • Hindari keju lembap dan parut keju dalam kondisi dingin agar adonan tidak lembek serta menghasilkan kastengel renyah dengan rasa gurih merata.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Menjelang Lebaran Idulfitri, banyak orang mulai berkreasi membuat kue kering homemade untuk disajikan kepada keluarga dan tamu. Dari berbagai jenis kue kering yang identik dengan hari raya, kastengel menjadi salah satu yang paling populer.

Kue berbentuk stik dengan aroma keju gurih dan tekstur renyah ini hampir selalu ada di meja tamu saat Lebaran. Cita rasa kastengel yang gurih dan ngeju banget tentunya berasal dari bahan utamanya, yakni keju. Namun, memilih keju untuk kastengel gak bisa sembarangan, lho.

Ada beberapa jenis dan karakter keju yang perlu diperhatikan, agar hasil kastengel terasa lebih nikmat, aromanya kuat, dan teksturnya tetap renyah. Lantas, bagaimana cara memilih keju yang cocok untuk kastengel? Berikut beberapa tipsnya.

1. Gunakan keju tua

Salah satu kunci kastengel yang nikmat adalah menggunakan keju tua atau aged cheese. Jenis keju ini memiliki kadar air yang lebih sedikit, sehingga rasanya lebih gurih dan aromanya lebih kuat. Selain itu, teksturnya juga lebih padat, sehingga mudah diparut dan dicampurkan ke dalam adonan.

Beberapa jenis keju yang sering digunakan untuk kastengel antara lain edam, gouda, dan cheddar tua. Rasa gurih keju edam khas, serta teksturnya keras, sehingga mudah diparut. Oleh karena itu, banyak pembuat kue memilih edam untuk menghasilkan kastengel dengan cita rasa yang lebih premium.

Sementara itu, tekstur gouda lebih creamy dengan rasa gurih yang lembut. Keju ini cocok untuk kamu yang ingin menghasilkan kastengel dengan rasa yang sedikit lebih ringan.

Jika ingin pilihan yang lebih ekonomis, kamu juga bisa menggunakan keju cheddar. Cheddar bisa dikeringkan terlebih dahulu di suhu udara dingin, agar lebih maksimal. Dengan begitu, teksturnya lebih padat dan aromanya tetap harum.

2. Hindari keju yang terlalu lembap

Potret keju slice (pixabay.com/Stephen VanHove)

Saat membuat kastengel, sebaiknya hindari keju dengan kadar air terlalu tinggi. Keju yang terlalu lembap dapat membuat adonan menjadi lembek, sehingga gak menghasilkan kastengel yang renyah.

Beberapa jenis keju yang sebaiknya dihindari, antara lain processed cheese, seperti keju blok olahan, keju oles, atau slice cheese. Jenis keju ini umumnya memiliki tekstur yang lebih lembut dan kadar air tinggi. Jadi, kurang cocok digunakan untuk kue kering seperti kastengel.

3. Parut keju dari kulkas

Potret keju parut (vecteezy.com/Iryna Piskova)

Hal lain yang sering dianggap sepele adalah memarut keju dalam kondisi dingin. Tekstur keju yang baru dikeluarkan dari kulkas biasanya lebih padat, sehingga lebih mudah diparut halus. Selain itu, keju dingin juga gak mudah menggumpal saat dicampurkan ke dalam adonan. Hasilnya, kastengel buatan kamu memiliki rasa gurih yang merata.

Dengan memilih jenis keju yang tepat dan memerhatikan cara mengolahnya, kamu bisa menghasilkan kastengel dengan rasa yang lebih gurih, aroma keju kuat, serta tekstur renyah tahan lama. Jadi, sebelum mulai membuat kastengel untuk Lebaran, pastikan kamu sudah memilih keju yang tepat, ya!

FAQ Seputar Tips Memilih Keju untuk Kastengel

Keju apa yang paling enak untuk kastengel?

Keju yang paling disarankan untuk kastengel adalah keju tua (aged cheese), karena kadar airnya lebih rendah, aromanya lebih kuat, dan rasanya lebih gurih. Dalam artikel disebutkan beberapa pilihan yang sering digunakan, seperti edam, gouda, dan cheddar tua.

Kenapa kastengel sebaiknya pakai keju tua?

Keju tua lebih cocok untuk kastengel karena teksturnya lebih padat dan mudah diparut, sehingga lebih gampang tercampur ke dalam adonan. Selain itu, kadar airnya yang lebih sedikit membantu menghasilkan kastengel yang lebih renyah dengan aroma keju yang lebih kuat.

Keju apa yang sebaiknya dihindari untuk membuat kastengel?

Keju yang terlalu lembap sebaiknya dihindari karena bisa membuat adonan kastengel menjadi lembek dan kurang renyah. Artikel ini menyebut beberapa jenis yang kurang cocok, seperti processed cheese, keju blok olahan, keju oles, dan slice cheese.

Kapan waktu terbaik untuk memarut keju buat kastengel?

Keju sebaiknya diparut saat masih dingin atau baru keluar dari kulkas. Dalam kondisi ini, teksturnya lebih padat, lebih mudah diparut halus, tidak mudah menggumpal, dan hasil rasa kejunya bisa lebih merata di adonan kastengel.

Editorial Team