Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Tips Membuat Bubur untuk Sarapan, Konsistensinya Pas!

4 Tips Membuat Bubur untuk Sarapan, Konsistensinya Pas!
ilustrasi bubur (pexels.com/Kai-Chieh Chan)

Bubur merupakan pilihan sarapan yang cukup praktis lezat dan juga menyehatkan, sehingga banyak dikonsumsi oleh orang-orang. Hal ini karena bubur memiliki tekstur yang lembut, sehingga cocok untuk semua usia, mulai dari anak-anak hingga lansia sekali pun. Sebetulnya penyajian bubur dapat disesuaikan dengan berbagai bahan tambahan sesuai dengan selera masing-masing, seperti daging, sayuran, hingga topping manis, sehingga bisa menjadi menu sarapannya cukup fleksibel.

Untuk membuat bubur yang lembut bercita rasa nikmat dan memiliki konsistensi yang tepat, maka ada beberapa hal yang memang harus diperhatikan. Coba amati beberapa tips berikut ini yang mungkin dapat membantumu dalam mendapatkan bubur dengan cita rasa dan juga tekstur yang menggugah selera.

1. Pilih jenis beras atau bahan yang tepat

ilustrasi beras (unsplash.com/Matthew Lakeland)
ilustrasi beras (unsplash.com/Matthew Lakeland)

Seperti yang diketahui bahwa bahan utama dalam proses pembuatan bubur adalah beras, sehingga memang harus benar-benar cermat dalam memilih beras yang tepat. Kamu bisa saja menggunakan beras putih beras merah atau bahan alternatif lain, seperti oatmeal hingga jagung yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Untuk bubur dengan konsistensi yang lebih lembut, maka bisa menggunakan beras dengan kandungan pati yang cukup tinggi, seperti beras jenis pandan wangi atau pun beras Jepang. Jika kamu ingin bubur yang lebih sehat, maka penggunaan beras merah atau pun oatmeal bisa menjadi pilihan yang cukup ideal. Pastikan untuk mencuci bahan utama terlebih dahulu hingga benar-benar bersih sebelum kemudian dimasak.

2. Gunakan perbandingan air yang tepat

ilustrasi beras (unsplash.com/Pierre Bamin)
ilustrasi beras (unsplash.com/Pierre Bamin)

Tekstur atau konsistensi bubur memang sangat dipengaruhi oleh penggunaan jumlah air, sehingga harus diperhitungkan dengan baik. Pada umumnya perbandingan beras dengan air adalah 1:6 atau 1:8 tergantung pada seberapa lembut konsistensi bubur yang diinginkan, sehingga kamu bisa menyesuaikannya sendiri.

Kamu bisa saja menambahkan air secara bertahap selama proses pemasakan berlangsung untuk bisa mendapatkan bubur dengan tekstur yang sesuai dengan keinginan. Coba gunakan api kecil agar bubur pun matang merata tanpa berisiko mengalami gosong, sehingga bubur pun akan tetap aman tanpa masalah.

3. Memasak bubur dengan teknik pengadukan perlahan

ilustrasi memasak (unsplash.com/Jason Briscoe)
ilustrasi memasak (unsplash.com/Jason Briscoe)

Untuk memastikan agar bubur yang kamu masak tidak sampai menggumpal atau pun lengket di dasar panci, maka kamu juga harus dengan cermat memperhatikan proses pengadukan. Mengaduk bubur harus dilakukan secara perlahan selama proses pemasakan berlangsung, sehingga nantinya tidak sampai merusak konsistensi yang dimiliki.

Proses pengadukan bisa membantu melepaskan pati yang terdapat pada beras, sehingga bubur pun menjadi lebih creamy dan semakin lezat pada saat disajikan nanti. Selain itu, jangan sampai terlalu sering mengaduk bubur karena hal ini dapat membuat tekstur bubur menjadi terlalu halus.

4. Menambahkan bumbu atau topping untuk rasa yang lebih nikmat

ilustrasi bubur (pexels.com/Annushka Ahuja)
ilustrasi bubur (pexels.com/Annushka Ahuja)

Menyajikan bubur memang tidak akan lengkap tanpa penambahan bumbu atau pun topping yang dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing. Bubur bisa saja disajikan dengan cita rasa gurih atau pun manis tergantung dengan selera, sehingga kamu dapat memilih sendiri bumbu atau pun topping yang akan digunakan.

Untuk penyajian bubur gurih, maka kamu bisa menambahkan kaldu ayam, garam, dan juga santan pada saat proses pemasakan dilakukan. Sedangkan untuk bubur yang manis, maka kamu bisa menambahkan santan, gula, atau pun susu. Kamu bisa melengkapi bubur dengan topping, seperti kacang suwiran ayam atau pun irisan pisang untuk memberikan cita rasa dan juga tekstur yang lebih kaya.

Membuat bubur untuk sarapan ternyata bukanlah hal yang mudah, sebab harus dilakukan dengan tepat agar bisa memberikan tekstur dan juga cita rasa yang sesuai dengan selera. Pastikan untuk memilih bahan-bahan yang tepat dan melakukan proses pembuatan dengan teknik yang sesuai agar bisa menyajikan bubur yang lezat dan bergizi. Kamu pun bisa sarapan dengan nikmat melalui sajian bubur yang hangat!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
TM
EditorTM
Follow Us

Latest in Food

See More

Resep Ayam Kecap Bawang Bombay, Ide Bekal yang Pasti Sedap

03 Apr 2026, 12:50 WIBFood