Bagi banyak orang Indonesia, makan rasanya belum lengkap tanpa sepiring nasi. Belakangan ini, istilah beras fortifikasi juga mulai sering muncul, baik di kemasan maupun dalam berbagai pembahasan tentang gizi. Sayangnya, masih banyak yang belum tahu apa sebenarnya beras fortifikasi dan apa yang membuatnya berbeda dari beras biasa.
Padahal, beras fortifikasi bukan sekadar tren, melainkan salah satu upaya untuk membantu memenuhi kebutuhan zat gizi penting yang dibutuhkan tubuh. Proses pembuatannya pun dirancang agar kandungan vitamin dan mineral tertentu dapat ditambahkan tanpa mengubah cara memasaknya. Nah, kalau penasaran apa itu beras fortifikasi, apa saja kandungan gizinya, serta manfaat yang bisa diperoleh, yuk, simak penjelasannya sampai selesai!
