Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Cara Bikin Whipped Cream yang Kokoh untuk Minuman Estetik ala Kafe
ilustrasi cara bikin whipped cream yang kokoh untuk minuman estetik ala kafe (pexels.com/Cihan Yüce)

Pernah gak kamu sudah meracik minuman estetik ala kafe, tapi tiba-tiba krimnya meleleh begitu saja? Padahal, kamu merasa sudah mengikuti semua instruksi dari resep yang seliweran di internet dengan sangat hati-hati. Nah, tenang saja, karena sebenarnya mencari tahu cara bikin whipped cream yang kokoh untuk minuman estetik ala kafe itu gampang-gampang susah kalau kamu belum tahu trik rahasianya.

Sayang banget kalau bakat terpendam kamu di dapur harus terhalang cuma gara-gara urusan krim yang kurang strong, kan? Biar kejadian nyesek ini gak keulang lagi, yuk simak rahasia suksesnya di bawah ini sampai habis!

1. Dinginkan semua peralatan tempurmu

ilustrasi dinginkan mangkuk stainless dan whisker (pexels.com/Ksenia Chernaya)

Suhu dingin menjadi kunci utama dan paling krusial kalau kamu mau sukses membuat krim yang tahan banting. Sebelum mulai mengocok krim, pastikan mangkuk (sebaiknya dari bahan stainless steel) dan gagang mixer sudah kamu masukin ke dalam kulkas atau freezer. Proses pendinginan ini butuh waktu sekitar 15 sampai 30 menit biar alat-alatnya benar-benar beku maksimal. Suhu yang super dingin bakal bantu lemak di dalam krim mengeras lebih cepat saat dikocok, sehingga teksturnya jadi lebih padat.

Nah, buat kamu yang tinggal di daerah bersuhu panas, langkah ini hukumnya wajib banget dan pantang buat di-skip. Biar makin maksimal, kamu bahkan bisa meletakkan mangkuk kocokan di atas baskom lain yang berisi bongkahan es batu. Percaya deh, sedikit effort lebih di awal ini bakal menyelamatkan kamu dari drama krim encer, guys.

2. Gunakan krim cair dengan lemak tinggi

ilustrasi krim cair dengan lemak tinggi (pexels.com/Nano Erdozain)

Bahan utama yang kamu pilih akan sangat menentukan hasil akhir dari whipped cream buatanmu, lho. Pastikan kamu selalu memilih heavy cream atau whipping cream cair yang punya kandungan lemak (fat content) minimal 30 sampai 36 persen. Lemak inilah yang bertugas mengikat udara saat proses pengocokan berlangsung dan menciptakan struktur kokoh pada krim. Kalau kamu pakai krim dengan lemak rendah seperti susu cair biasa, jangan harap krimnya bisa kaku karena strukturnya gak akan pernah terbentuk, lho.

Jangan tergiur sama harga yang kelewat murah tapi kandungan lemaknya ternyata cuma sekadar gimmick. Kalau kamu memaksa pakai susu biasa, hasilnya bukan krim kaku, malah jadi kayak susu tumpah. Jadi, mending nabung sedikit buat beli bahan yang premium biar hasil minumanmu semakin estetik.

3. Tambahkan sedikit gelatin atau maizena

ilustrasi tepung maizena (unsplash.com/Marek Studzinski)

Terkadang suhu dingin dan lemak tinggi saja masih kurang cukup kalau kamu butuh krim yang tahan seharian di suhu ruang. Untuk menyiasatinya, kamu bisa memberikan bahan penstabil alias stabilizer alami ke dalam adonan krim tersebut. Dua bahan andalan yang sering banget dipakai adalah gelatin tanpa rasa (unflavored) atau tepung maizena. Kedua bahan ini berfungsi seperti semen yang mengunci struktur krim agar gak gampang kempes saat dipajang dalam waktu lama.

Kalau kamu tim maizena, cukup campurkan satu sendok makan gula halus dengan sedikit maizena sebelum dituang ke dalam adonan krim. Sementara kalau kamu pakai gelatin, pastikan kamu sudah melelehkannya dengan air dan menunggunya sampai agak dingin sebelum dicampur, ya. Ingat, jangan pernah menuangkan gelatin pas lagi panas-panasnya kalau kamu gak mau krimmu kaget dan berujung gagal total.

4. Jangan lupakan peran gula halus

ilustrasi gula halus (pexels.com/Klaus Nielsen)

Memilih pemanis untuk adonan krim kocok ternyata gak boleh sembarangan kalau kamu mau hasilnya benar-benar sempurna. Gula halus atau confectioners' sugar adalah pilihan yang paling tepat dibandingkan memakai butiran gula pasir biasa. Hal ini karena gula halus produksi pabrik biasanya sudah mengandung sedikit pati jagung yang secara otomatis berfungsi sebagai penstabil ekstra. Selain itu, teksturnya yang sangat lembut bikin gula ini lebih cepat larut dan menyatu sempurna dengan krim cairmu, lho.

Kalau kamu nekat pakai gula pasir biasa, siap-siap aja merasakan butiran kasar yang mengganggu saat krimnya masuk ke dalam mulut. Ditambah lagi, gesekan keras dari gula pasir yang belum larut bisa bikin krim kamu over-whipped atau terlalu kaku sampai akhirnya pecah, deh. Gak mau kan niat hati bikin topping minuman estetik tapi malah jadi mirip mentega kuning yang teksturnya bergerindil aneh?

5. Perhatikan waktu dan kecepatan mixer

ilustrasi memperhatikan kecepatan mixer agar whipped cream menjadi kokoh (pexels.com/ Los Muertos Crew)

Proses mengocok krim emang butuh perhatian penuh dan bukan sesuatu yang bisa kamu tinggal santai. Mulailah mengocok dengan kecepatan rendah atau sedang di awal untuk mencegah cairan krim muncrat ke mana-mana dan mengotori mejamu. Setelah mulai berbusa dan agak mengental, baru kamu bisa menaikkan kecepatannya sedikit demi sedikit sampai mencapai tahap stiff peak. Tanda krim sudah ada di tahap stiff peak terlihat saat gagang mixer diangkat, ujung krimnya berdiri tegak lurus dan sama sekali gak melengkung ke bawah.

Kesalahan yang paling sering dilakuin pemula adalah terlalu lama mengocok krim dengan kecepatan maksimal karena ingin cepat selesai. Padahal, beda antara krim yang kokoh dan krim yang pecah (berubah menjadi mentega) itu kadang cuma selisih beberapa belas detik saja di bawah putaran mixer. Jadi, tetaplah fokus melihat mangkukmu sampai sudah whipped cream terasa sudah kaku dan pas, langsung matikan mixer. Eits, jangan coba-coba iseng ditambahin kocokannya lagi, lho!

Nah, itulah rahasia dan cara bikin whipped cream yang kokoh untuk minuman estetik ala kafe. Teruslah berlatih dan jangan pernah takut gagal, ya. Semangat mencoba resep dan triknya di rumah!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article