ilustrasi memperhatikan kecepatan mixer agar whipped cream menjadi kokoh (pexels.com/ Los Muertos Crew)
Proses mengocok krim emang butuh perhatian penuh dan bukan sesuatu yang bisa kamu tinggal santai. Mulailah mengocok dengan kecepatan rendah atau sedang di awal untuk mencegah cairan krim muncrat ke mana-mana dan mengotori mejamu. Setelah mulai berbusa dan agak mengental, baru kamu bisa menaikkan kecepatannya sedikit demi sedikit sampai mencapai tahap stiff peak. Tanda krim sudah ada di tahap stiff peak terlihat saat gagang mixer diangkat, ujung krimnya berdiri tegak lurus dan sama sekali gak melengkung ke bawah.
Kesalahan yang paling sering dilakuin pemula adalah terlalu lama mengocok krim dengan kecepatan maksimal karena ingin cepat selesai. Padahal, beda antara krim yang kokoh dan krim yang pecah (berubah menjadi mentega) itu kadang cuma selisih beberapa belas detik saja di bawah putaran mixer. Jadi, tetaplah fokus melihat mangkukmu sampai sudah whipped cream terasa sudah kaku dan pas, langsung matikan mixer. Eits, jangan coba-coba iseng ditambahin kocokannya lagi, lho!
Nah, itulah rahasia dan cara bikin whipped cream yang kokoh untuk minuman estetik ala kafe. Teruslah berlatih dan jangan pernah takut gagal, ya. Semangat mencoba resep dan triknya di rumah!