Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Cara Mengolah Ikan Patin agar Gak Bau Tanah

ilustrasi ikan patin
ilustrasi ikan patin (pexels.com/julianemonarifotografia)
Intinya sih...
  • Buang lemak di bagian perut dengan teliti untuk menghilangkan aroma lumpur
  • Lumuri dengan garam dan air jeruk nipis untuk menetralkan aroma tidak sedap dari ikan
  • Rendam dengan air asam jawa atau cuka beras untuk hasil patin dengan aroma lebih netral
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Ikan patin dikenal sebagai salah satu ikan air tawar yang dagingnya lembut dan gurih. Mulai dari patin bakar, patin kuah asam, sampai pindang patin yang ikonik, semua punya penggemarnya sendiri. Namun, di balik rasanya yang nikmat, mengolah ikan patin punya satu tantangan tersendiri.

Apalagi kalau bukan bau tanah yang cukup menyengat. Banyak orang langsung memasak patin setelah dibersihkan, lalu kecewa karena aromanya masih terasa meski sudah dibumbui. Nah, kalau kamu ingin patin yang gak amis, dan bebas bau tanah, jangan langsung masak. Lakukan lima cara mengolah ikan patin agar gak bau tanah berikut ini.

1. Buang lemak di bagian perut dengan teliti

Membersihkan ikan
ilustrasi membersihkan ikan (pexels.com/Alejandro Cotes)

Salah satu penyebab bau tanah pada ikan patin berasal dari lapisan lemak tebal di bagian perutnya. Lemak ini memang bikin tekstur ikan terasa juicy, tapi di sisi lain menyimpan aroma lumpur yang kuat. Kalau bagian ini gak dibersihkan dengan benar, bau tanah akan tetap muncul meski sudah dimasak.

Saat membersihkan ikan patin, belah bagian perutnya lalu kerok lemak putih kekuningan yang menempel di dinding perut ikan. Gunakan pisau tajam atau sendok agar lebih bersih. Jangan ragu untuk membuang bagian ini cukup banyak, karena justru di sinilah aroma tidak sedap paling sering bersarang.

2. Lumuri dengan garam dan air jeruk nipis

ilustrasi menambah garam
ilustrasi menambah garam (pexels.com/rdne)

Cara klasik tapi masih sangat efektif untuk menghilangkan bau tanah adalah kombinasi garam dan jeruk nipis. Garam membantu menarik kotoran dan lendir, sementara jeruk nipis menetralkan aroma tidak sedap dari ikan. Setelah ikan dibersihkan, lumuri seluruh permukaan ikan patin dengan garam.

Gosok perlahan, terutama di bagian perut dan lipatan daging. Diamkan 10–15 menit agar garam bekerja maksimal. Setelah itu, siram dengan perasan jeruk nipis atau jeruk lemon, lalu diamkan lagi beberapa menit. Jangan terlalu lama mendiamkan ikan dengan jeruk nipis karena bisa bikin tekstur dagingnya sedikit keras.

3. Rendam dengan air asam jawa atau cuka beras

Buah tamarin
ilustrasi buah tamarin (freepik.com/jcomp)

Kalau kamu ingin alternatif selain jeruk nipis, air asam jawa atau cuka beras juga bisa jadi solusi. Keduanya punya sifat asam ringan yang efektif menghilangkan aroma lumpur pada ikan air tawar. Larutkan asam jawa dengan air hangat hingga menghasilkan air asam yang tak terlalu pekat.

Kemudian, rendam potongan ikan patin selama 10 menit saja, lalu bilas hingga bersih. Untuk cuka beras, cukup campurkan satu sampai dua sendok makan ke dalam semangkuk air, lalu rendam ikan sebentar. Cara ini cocok buat kamu yang ingin hasil patin dengan aroma lebih netral.

4. Gunakan daun aromatik saat perendaman

ilustrasi daun salam
ilustrasi daun salam (pexels.com/Victoria Bowers)

Selain bahan asam, daun aromatik juga bisa membantu mengurangi bau tanah pada ikan patin. Daun salam, daun jeruk, atau serai yang dimemarkan bisa digunakan saat proses perendaman awal sebelum memasak. Caranya cukup siapkan air bersih, lalu masukkan beberapa lembar daun salam atau daun jeruk, ditambah serai yang sudah digeprek.

Rendam ikan patin selama sekitar 15 menit, kemudian bilas kembali. Aroma segar dari daun-daunan ini akan menempel ringan pada ikan dan membantu menekan bau tanah. Metode ini cocok kalau kamu ingin aroma ikan patin yang lebih segar tanpa rasa asam berlebih.

5. Jangan langsung masak, lakukan marinasi dulu

Bumbu dapur
ilustrasi bumbu dapur (unsplash.com/Pranjall Kumar)

Kesalahan paling umum saat mengolah ikan patin adalah langsung memasaknya setelah dicuci. Padahal, marinasi singkat dengan bumbu dasar bisa jadi kunci penting agar bau tanah benar-benar hilang dan rasa ikan lebih meresap. Gunakan bumbu sederhana seperti bawang putih halus, ketumbar, kunyit, dan sedikit garam.

Lumuri ikan patin secara merata, lalu diamkan minimal 20–30 menit sebelum dimasak. Proses ini bukan hanya menghilangkan sisa bau tanah, tapi juga membuat daging ikan lebih gurih dari dalam. Kalau kamu ingin hasil maksimal, simpan ikan yang sudah dimarinasi di dalam kulkas selama beberapa jam sebelum diolah.

Kalau kamu mengikuti lima cara mengolah ikan patin agar gak bau tanah, hidangan buatanmu bakal berubah jadi menu favorit di rumah. Rasanya lebih bersih, aromanya lebih segar, dan bumbunya pun jadi lebih menonjol. Yuk, cobain di rumah!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Food

See More

5 Tips Bikin Layer Cake Rumahan Terasa ala Bakery

14 Jan 2026, 09:51 WIBFood