5 Cara Menyimpan Sup Ayam agar Sayurnya Tidak Layu

- Pisahkan sayur dari kuah sup agar tetap segar
- Dinginkan sup sebelum disimpan untuk menjaga kualitas rasa dan warna sayur
- Gunakan wadah kedap udara dan simpan di rak tengah kulkas agar sup ayam bisa bertahan lebih lama
Sup ayam adalah salah satu hidangan favorit yang hangat, gurih, dan menyehatkan. Namun, banyak orang mengeluh sayuran di dalam sup menjadi layu atau berubah warna saat disimpan. Padahal, dengan teknik penyimpanan yang tepat, sup ayam bisa tetap segar dan nikmat meski disantap keesokan harinya.
Kalau kamu sering memasak sup ayam dalam jumlah banyak, penting untuk mengetahui cara menyimpannya agar kualitas tetap terjaga. Mulai dari pemisahan bahan hingga suhu penyimpanan, semuanya mempengaruhi hasil akhir. Yuk, simak lima tips berikut supaya sup ayam buatanmu tetap menggugah selera meski disimpan lebih lama.
1. Pisahkan sayur dari kuah sup

Salah satu kunci agar sayur tidak layu adalah memisahkannya dari kuah sebelum menyimpan. Sayuran yang terus terendam kuah panas akan kehilangan tekstur renyah dan warnanya memudar. Dengan memisahkan, kamu bisa menghangatkan kuah dan sayur secara terpisah saat ingin disajikan.
Caranya yaitu saring sayur dari sup ketika sudah matang lalu simpan di wadah berbeda. Pastikan kuah dan sayur benar-benar dingin sebelum masuk kulkas. Metode ini akan membuat sayur tetap segar dan tidak lembek.
2. Dinginkan sup sebelum disimpan

Jangan langsung memasukkan sup panas ke dalam kulkas karena bisa merusak rasa dan tekstur. Biarkan sup ayam berada pada suhu ruang sekitar 30–40 menit agar panasnya berkurang. Langkah ini juga mencegah sayur menjadi terlalu matang karena panas yang terperangkap.
Gunakan wadah lebar untuk mempercepat proses pendinginan sup. Setelah cukup dingin, barulah simpan ke dalam kulkas dengan wadah tertutup rapat. Teknik ini membantu menjaga kualitas rasa dan warna sayur.
3. Gunakan wadah kedap udara

Wadah kedap udara sangat penting untuk mencegah aroma kulkas meresap ke sup ayam. Selain itu, wadah ini membantu menjaga kelembapan sayur dan mencegah kontaminasi bakteri. Pilih wadah berbahan plastik food grade atau kaca dengan penutup rapat.
Jangan lupa isi wadah sesuai kapasitas, jangan terlalu penuh agar udara panas bisa keluar saat proses pendinginan. Pastikan juga wadah benar-benar bersih dan kering sebelum digunakan. Dengan begitu, sup ayam bisa bertahan lebih lama dengan rasa yang tetap enak.
4. Simpan di rak tengah kulkas

Posisi penyimpanan di kulkas juga mempengaruhi kesegaran sayur dalam sup. Rak tengah kulkas memiliki suhu yang lebih stabil dibanding pintu kulkas yang sering dibuka dan ditutup. Suhu stabil akan membantu menjaga tekstur sayur agar tidak layu.
Hindari menyimpan sup di dekat freezer jika tidak ingin sayur membeku dan berubah tekstur saat dicairkan. Tempatkan wadah sup dalam posisi rata untuk mencegah kuah tumpah. Penempatan yang tepat membuat kualitas sup lebih terjaga.
5. Hangatkan dengan cara yang tepat

Cara menghangatkan sup ayam juga berpengaruh pada tekstur sayur. Hangatkan kuah terlebih dahulu, barulah masukkan sayur yang sudah dipisahkan sebelumnya. Hal ini akan membuat sayur tetap segar dan tidak hancur karena terlalu lama dipanaskan.
Gunakan api sedang dan aduk perlahan agar bumbu tercampur rata tanpa merusak sayur. Jika menggunakan microwave, panaskan kuah dan sayur di wadah terpisah untuk hasil yang optimal. Dengan cara ini, sup ayam akan terasa seperti baru dimasak.
Dengan tips-tips ini, kamu bisa menikmati sup ayam yang tetap lezat dan segar meski tidak langsung dihabiskan. Jadi, mau masak sup ayam banyak sekaligus untuk stok makan beberapa hari?