Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Festival Kuliner di Eropa saat Musim Panas 2026, Foodies Wajib ke Sini!
Potret kulineran (Pexels.com/Allan Quitalig)
  • Lima festival kuliner musim panas 2026 di Eropa menawarkan pengalaman makanan khas sekaligus tradisi lokal, dengan banyak acara yang dapat dinikmati tanpa biaya masuk.
  • Portugal, Italia, dan Spanyol menggelar Festival da Sardinha, Sagra della ’Nduja, serta Natural Cider Festival pada 4–30 Agustus, menonjolkan sarden, sosis pedas, dan cider Asturias.
  • Prancis dan Serbia menghadirkan festival keju Bleu d’Auvergne serta Rostiljijada Barbecue Festival pada 22–30 Agustus, lengkap dengan stan lokal, pertunjukan, kompetisi, dan agenda pencetak rekor.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Musim panas menjadi salah satu waktu terbaik untuk menjelajahi Eropa. Cuaca cerah membuat berbagai kota dipenuhi beragam agenda budaya, konser, hingga festival yang selalu dinantikan wisatawan dari berbagai negara.

Bagi pencinta wisata kuliner, musim ini juga menjadi momen yang tepat untuk berburu cita rasa autentik khas Eropa. Tak hanya menghadirkan makanan lezat, sejumlah festival kuliner juga menjadi ajang untuk mengenal tradisi lokal, hasil bumi unggulan, hingga budaya masyarakat setempat yang telah diwariskan selama puluhan tahun.

Selain festival populer seperti Oktoberfest di Jerman atau La Tomatina di Spanyol, masih banyak festival kuliner lain yang tak kalah menarik untuk dikunjungi. Dilansir dari National Geographic Traveller, sebagian besar festival ini bahkan bisa dinikmati tanpa biaya masuk. Di antaranya seperti pesta ikan sarden di Portugal hingga festival barbeku terbesar di Serbia, berikut lima festival kuliner di Eropa yang patut masuk bucket list liburan musim panasmu.

1. Festival da Sardinha, Portugal (4–9 Agustus 2026)

Jika berkunjung ke kawasan Algarve pada Agustus, sempatkan mampir ke Festival da Sardinha di Kota Portimão. Festival tahunan ini menjadi bentuk penghormatan terhadap ikan sarden yang telah lama menjadi bagian penting dari sejarah dan kehidupan masyarakat pesisir Portugal.

Pembukaan festival selalu berlangsung meriah lewat pertunjukan teatrikal yang menggambarkan proses bongkar muat hasil tangkapan nelayan. Sekitar 80 aktor terlibat dalam atraksi tersebut dengan menggunakan ratusan kilogram sarden segar sebagai bagian dari pertunjukan.

Sepanjang area tepi sungai, wisatawan juga dapat menikmati aroma sarden yang dipanggang di atas bara api. Hidangan ini biasanya disajikan di atas roti rustic khas Algarve yang berfungsi menyerap minyak dari ikan, sehingga rasanya semakin nikmat.

2. Sagra della 'Nduja, Italia (8 Agustus 2026)

Potret pasta dan 'nduja (unsplash.com/amirali mirhashemian)

Bagi pencinta makanan pedas, jangan lewatkan Sagra della 'Nduja di Spilinga, Calabria, Italia! Tahun ini, festival tersebut memasuki penyelenggaraan ke-50 sebagai perayaan terhadap 'nduja, sosis oles khas Calabria yang terkenal dengan cita rasa pedas dan teksturnya yang lembut.

Selama festival berlangsung, pengunjung bisa mencicipi berbagai olahan berbahan 'nduja, mulai dari roti, pizza, hingga pasta fileja alla 'nduja yang menjadi salah satu menu andalan. Nantinya, suasana akan semakin semarak dengan parade boneka tradisional raksasa Mata dan Grifone, pertunjukan budaya lokal, serta sajian anggur merah khas Calabria.

3. Natural Cider Festival, Spanyol (20–30 Agustus 2026)

Kota Gijón di wilayah Asturias menggelar Natural Cider Festival sebagai bentuk perayaan terhadap cider alami yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda. Festival ini menghadirkan pasar kuliner yang dipenuhi berbagai produk olahan apel, mulai dari es krim, pai, hingga empanada. Namun, atraksi yang paling dinanti adalah upaya memecahkan rekor dunia menuang cider secara serentak.

Sekitar 10 ribu peserta akan berkumpul di Pantai Poniente untuk menuangkan cider menggunakan teknik tradisional Asturias, yakni mengangkat botol setinggi kepala dan menuangkannya ke gelas yang berada di dekat pinggang hingga menghasilkan gelembung alami.

4. Fête du Bleu d'Auvergne, Prancis (22–23 Agustus 2026)

Potret kulineran (pexels.com/Kampus Production)

Pencinta keju wajib memasukkan Fête du Bleu d'Auvergne ke dalam daftar perjalanan. Festival yang digelar di Riom-ès-Montagnes ini didedikasikan untuk Bleu d'Auvergne, keju biru khas Prancis yang dibuat dari susu sapi.

Setiap tahunnya, sekitar 20 ribu pengunjung memadati festival untuk menikmati lebih dari 100 stan yang menjual produk lokal, demonstrasi memasak, pertunjukan musik, hingga kuis interaktif.

Salah satu pengalaman yang paling menarik adalah menaiki Gentiane Express, kereta wisata yang melintasi lembah Auvergne. Dalam perjalanan tersebut, wisatawan dapat berhenti di Viaduk Barajol untuk mengikuti sesi mencicipi keju sambil menikmati panorama alam.

5. Rostiljijada Barbecue Festival, Serbia (24–30 Agustus 2026)

Festival terakhir datang dari Kota Leskovac, Serbia. Rostiljijada Barbecue Festival dikenal sebagai salah satu festival barbeku terbesar di Eropa dengan jumlah pengunjung yang bisa mencapai setengah juta orang setiap tahunnya.

Selama festival berlangsung, jalan utama kota berubah menjadi pusat kuliner yang dipenuhi bazar makanan, kompetisi memanggang daging, hingga pertunjukan musik.

Wisatawan dapat mencicipi berbagai hidangan khas Serbia, seperti ćevapi, sosis daging panggang, hingga pljeskavica, burger tradisional berukuran besar. Salah satu agenda yang paling ditunggu adalah upaya memecahkan rekor pembuatan pljeskavica terbesar di dunia, yang setiap tahunnya selalu berhasil mencuri perhatian pengunjung.

Tak hanya menjadi surga bagi pencinta kuliner, festival kuliner di atas juga menawarkan pengalaman untuk mengenal budaya dan tradisi lokal secara lebih dekat. Jika kamu berencana menghabiskan liburan musim panas di Eropa, tak ada salahnya menyesuaikan jadwal perjalanan dengan salah satu festival tersebut. Siapa tahu kamu bisa membawa pulang pengalaman kuliner yang tak hanya memanjakan lidah, tetapi juga sulit dilupakan!

Curated For You

Editorial Team

Related Article