- Surströmming (Swedia).
- Hongeo-hoe (Korea Selatan).
- Kiviak (Greenland).
- Hákarl (Islandia).
16 Makanan Paling Bau di Dunia 2026, Ada dari Indonesia!

- TasteAtlas merilis World Stinkiest Food 2026 berisi 16 makanan dari berbagai negara, dikelompokkan dalam empat tingkat intensitas aroma.
- Kategori aroma ekstrem mencakup surströmming Swedia, hongeo-hoe Korea Selatan, kiviak Greenland, dan hákarl Islandia yang melalui proses fermentasi.
- Indonesia diwakili durian pada kategori very high serta petai pada moderately strong; keduanya tetap populer sebagai bagian dari kuliner Nusantara.
Tak semua makanan yang lezat memiliki aroma yang menggugah selera. Di berbagai belahan dunia, justru ada sejumlah hidangan yang terkenal karena baunya yang sangat menyengat. Meski aromanya kerap membuat orang mengernyitkan dahi, makanan-makanan tersebut tetap memiliki banyak penggemar, bahkan dianggap sebagai bagian penting dari tradisi kuliner di negara asalnya.
Baru-baru ini, platform panduan kuliner dunia TasteAtlas kembali merilis daftar World Stinkiest Food 2026, yang berisi makanan dengan aroma paling kuat dari berbagai negara. Menariknya, dari total 16 makanan yang masuk dalam daftar, dua di antaranya berasal dari Indonesia, yakni durian dan petai.
TasteAtlas pun mengelompokkan makanan tersebut ke dalam empat tingkat intensitas aroma, mulai dari extreme, very high, medium-high, hingga moderately strong. Lantas, apa saja yang masuk dalam daftar makanan paling bau di dunia? Selengkapnya, simak informasinya di bawah ini!
1. Surströmming hingga hákarl masuk kategori aroma paling ekstrem
Kategori extreme diisi makanan-makanan yang dikenal memiliki aroma paling kuat di dunia. Posisi ini ditempati surströmming, hidangan khas Swedia berupa ikan haring yang difermentasi selama beberapa bulan hingga menghasilkan bau yang sangat tajam.
Selain itu, ada hákarl dari Islandia yang dibuat dari daging hiu Greenland yang difermentasi dan dikeringkan sebelum dikonsumsi. Aroma menyengatnya berasal dari proses fermentasi yang cukup panjang.
Dua makanan lainnya adalah hongeo-hoe dari Korea Selatan, yakni ikan pari fermentasi yang terkenal dengan aroma mirip amonia, serta kiviak dari Greenland, makanan tradisional berupa ratusan burung laut yang difermentasi di dalam kulit anjing laut selama beberapa bulan.
2. Durian dan petai jadi wakil Indonesia

Indonesia turut menyumbang dua nama dalam daftar makanan beraroma paling menyengat versi TasteAtlas, yakni durian dan petai. Durian masuk dalam kategori very high bersama beberapa makanan lain yang memiliki aroma sangat kuat.
Meski baunya sering memicu pro dan kontra, buah berjuluk king of fruits ini tetap disukai karena teksturnya yang lembut dan cita rasanya yang manis legit. TasteAtlas juga mencatat bahwa durian merupakan buah yang banyak ditemukan di Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
Sementara itu, petai berada pada kategori moderately strong. Biji berwarna hijau ini dikenal memiliki aroma khas yang cukup tajam, baik sebelum maupun setelah dikonsumsi. Meski demikian, petai tetap menjadi pelengkap favorit dalam berbagai masakan Nusantara, mulai dari sambal goreng hingga tumisan.
Selain durian dan petai, kategori dengan aroma kuat juga diisi stinky tofu dari China, keju Vieux-Boulogne dan Époisses, serta asafoetida (hing), rempah khas India yang terkenal berbau tajam saat mentah, tetapi menghasilkan cita rasa gurih setelah dimasak.
3. Daftar 16 makanan beraroma paling menyengat versi TasteAtlas
TasteAtlas membagi daftar World Stinkiest Food 2026 ke dalam empat kategori berdasarkan tingkat intensitas aromanya. Berikut di antaranya.
Extreme.
Very High.
- Vieux-Boulogne (Prancis).
- Époisses (Prancis).
- Stinky tofu (China).
- Durian (Indonesia, Malaysia, Thailand).
Medium-High.
- Limburger (Jerman).
- Rakfisk (Norwegia).
- Cheonggukjang (Korea Selatan).
- Asafoetida/Hing (India).
Moderately Strong.
- Natto (Jepang).
- Petai (Indonesia, Malaysia).
- Century egg (China).
- Lutefisk (Norwegia).
Meski dikenal memiliki aroma yang menyengat, makanan-makanan dalam daftar ini justru menjadi bagian dari identitas kuliner di negara asalnya. Tak sedikit orang yang tetap menyukainya, karena cita rasanya yang khas, bahkan dianggap sebagai hidangan legendaris. Kehadiran durian dan petai sebagai wakil Indonesia juga menunjukkan bahwa makanan dengan aroma kuat bukan sekadar unik, tetapi turut memperkaya keberagaman kuliner Nusantara yang dikenal hingga mancanegara.




















