5 Tips Menjaga Kentang dalam Semur Daging agar Tidak Hancur

- Potong kentang ukuran sedang atau besar untuk ketahanan saat dimasak
- Tambahkan kentang di pertengahan proses memasak agar tidak hancur
- Hindari mengaduk kentang secara berlebihan dan tes kematangan secara berkala agar tidak terlalu lembek
Dalam isian semur daging, kehadiran kentang menjadi pelengkap populer yang bisa memberikan perbedaan signifikan pada masakan. Keberadaan kentang akan membuat tekstur kuah lebih kental, bikin kenyang, juga menyeimbangkan penampilan masakan.
Kentang memiliki tekstur yang keras saat mentah, tetapi gampang hancur ketika matang dan terpapar panas berlebihan. Untuk itu, kamu perlu menjaga kentang dalam semur daging agar tidak hancur melalui lima tips memasak berikut ini. Simak sampai habis, ya!
1. Potong kentang ukuran sedang atau besar

Potongan kentang mempengaruhi ketahanan bahan saat dimasak nanti. Oleh karena itu, setelah kentang dikupas, potong kentang seragam dengan bentuk sedang atau besar. Potongan begini akan membuat waktu matangnya lebih lama tapi tidak serapuh kentang potong kecil. Kamu bisa bagi sebanyak 4-6 potongan dalam sebutir kentang segar.
2. Tambahkan kentang di pertengahan proses memasak

Waktu memasak kentang juga perlu diperhatikan. Bahan ini lebih mudah empuk daripada daging, makanya hindari memasukkan kentang potong bersamaan dengan daging mentah. Kecuali daging sudah direbus sampai empuk secara terpisah sebelumnya.
Idealnya kentang ditambahkan setelah daging setengah matang atau ketika airnya mendidih. Sesuaikan saja dengan ukuran kentang agar waktu memasaknya tidak berlebihan dan memperoleh kelembutan yang pas.
3. Hindari mengaduk kentang secara berlebihan

Mengaduk masakan berkuah sangat penting untuk membuat bumbunya merata dan kematangan setiap bahan terjamin. Bahkan pengadukan juga bekerja untuk menghindari bahan gosong di dasar panci.
Hanya saja kamu perlu mengaduk adonan secara perlahan dan secukupnya saja. Terlalu banyak mengaduk malah bisa bikin kentang terbentur atau rusak. Biar pengadukan lebih leluasa, pilih panci yang tidak kesempitan tapi juga jangan kebesaran. Sesuaikan dengan jumlah bahan yang dimasak.
4. Tes kematangan kentang secara berkala agar tidak terlalu lembek

Untuk menjaga bentuk kentang dalam semur daging, kamu juga perlu mengecek kematangan kentang secara berkala. Biasanya kentang matang itu sudah tidak memiliki bagian yang transparan.
Tapi kalau irisannya tebal, maka bagian dalamnya perlu dicek dengan cara ditusuk pakai garpu. Rasakan sendiri tekstur bahan tersebut. Jangan sampai kamu mematikan kompor saat kentang masih mentah. Selain kurang enak, bahan mentah juga rentan menyebabkan semur cepat basi.
5. Goreng kentang bila perlu agar teksturnya terjaga

Jurus jitu mencegah kentang dalam semur daging rusak dan hancur adalah menggoreng bahan tersebut sebelum dicampur. Dari sisi tekstur, bagian luar kentang goreng biasanya sedikit kasar karena berkulit.
Tetapi, lapisan luar yang kokoh bisa menciptakan pelindung saat makanan ini direbus bareng bumbu semur. Namun, pastikan kentang ditiriskan dengan baik untuk mencegah semur daging berubah jadi berminyak.
Cara menjaga kentang dalam semur daging agar tidak hancur dapat dilakukan dengan berbagai metode. Misalnya dengan mengandalkan beberapa cara di atas. Tentunya hal ini juga perlu disesuaikan lagi dengan jenis daging yang dipakai, jenis semur, juga banyaknya bahan yang dimasak supaya hasilnya sesuai harapan.


















