7 Menu Makan Bersama Warga untuk Rayakan 17 Agustus 2026

Makan bersama warga pada 17 Agustus 2026 dapat mempererat persatuan sekaligus mengenalkan kuliner tradisional Indonesia dengan makna terkait kemerdekaan.
Tumpeng nasi kuning atau merah putih, bubur merah putih, serta klepon merah putih menonjolkan simbol warna bendera Indonesia.
Nasi tiwul, nasi tutug oncom, ayam tuturuga, dan telok pindang menawarkan pilihan hidangan daerah.
Makan bersama menjadi salah satu acara terpopuler untuk merayakan HUT RI pada 17 Agustus. Tak hanya menikmati hidangan, makan bersama juga bisa mempererat persatuan masyarakat sekaligus mengenalkan makanan tradisional khas Indonesia ke banyak orang.
Nah, menu makan bersama warga untuk rayakan 17 Agustus 2026 berikut bisa menjadi pilihan, seperti tumpeng, bubur merah putih, hingga nasi tiwul. Tiap makanan memiliki makna berbeda dalam perayaan 17 Agustus.
Tertarik membuat salah satunya? Simak dulu artikel ini, yuk!
Table of Content
1. Tumpeng nasi kuning dan merah putih
Pertumpengan tak boleh absen dari perayaan 17 Agustus. Ada dua jenis tumpeng yang populer di perayaan kemerdekaan, yaitu tumpeng nasi kuning dan merah putih.
Seperti namanya, tumpeng nasi kuning adalah tumpeng yang dibuat dari nasi berwarna kuning. Sementara itu, tumpeng merah putih punya nasi berwarna merah di atas dan putih di bawah yang melambangkan bendera Indonesia.
Selain nasi, isiannya juga menjadi hightlight utama. Sebut saja ayam suwir, telur dadar, telur rebus, mi, orek tempe, lalapan, hingga tumis daging sapi. Kamu juga bisa mengkreasikan tumpeng dengan menambah isian seperti sambal atau bakso goreng.
2. Ayam tuturuga

ayam tuturuga (commons.wikimedia.org/TorangEdit) Ayam tuturuga yang berasal dari Manado juga merupakan salah satu menu makan bersama warga untuk 17 Agustus 2026. Menu ini sangat khas karena memadukan daging ayam, kuah santan gurih, dan berbagai rempah khas Indonesia.
Beberapa bahan utama hidangan ini adalah daging ayam, santan, cabai, bawang, kemiri, bawang merah, bawang putih, dan jahe. Cara membuatnya dengan menumis rempah, masak ayam, dan kemudian campurkan dengan santan. Setelah itu, aduk semuanya dengan api sedang hingga santan mengental dan aromanya mulai tercium.
3. Bubur merah putih
Tak hanya pada momen kemerdekaan, bubur merah putih khas Jawa juga kerap disajikan dalam pada perayaan lain seperti acara kelahiran bayi, slametan, doa bersama, atau Tahun Baru Islam. Warna merah pada bubur tersebut melambangkan keberanian. Di sisi lain, warna putihnya adalah representasi dari kesucian, serupa dengan bendera Indonesia.
4. Nasi tiwul

ilustrasi nasi tiwul (commons.wikimedia.org/Danangtrihartanto) Makanan khas Tanah Jawa ini punya makna yang sangat erat dengan kemerdekaan. Pertama, nasi tiwul sudah ada sejak masa penjajahan Jepang, bahkan menjadi makanan utama masyarakat. Pada Agresi Militer II tahun 1948, nasi tiwul juga menjadi bekal bagi salah satu pasukan tentara Jenderal Soedirman bernama Soepardjo Rustam untuk menahan rasa lapar ketika melawan penjajah.
Berkat nilai sejarahnya, nasi tiwul wajib ada pada perayaan Hari Kemerdekaan. Nasi tiwul sendiri dibuat dari singkong dan punya rasa yang gurih. Warnanya kecokelatan, teksturnya kenyal dan agak keras. Nah, kamu bisa memadukannya dengan tumpeng, ikan, tempe, tahu, sambal, atau ayam goreng.
5. Klepon merah putih
Mau camilan manis buat meramaikan perayaan 17 Agustus? Klepon merah putih bisa jadi salah satu pilihannya. Sejatinya makanan ini serupa dengan klepon biasa yang berwarna hijau.
Bedanya, klepon ini dibuat dengan warna merah putih yang serupa dengan bendera Indonesia sehingga bisa cocok dengan momen kemerdekaan. Selain warnanya, klepon merah putih juga disukai banyak orang karena rasanya tekstur kenyal dan ukuran mungilnya.
6. Telok pindang

ilustrasi telur pindang (commons.wikimedia.org/Mdsheth1986) Dari Jawa kita berpindah ke Palembang yang punya makanan khas bernama telok pindang. Menu ini memadukan telur ayam yang dibuat dengan teknik pindang, yaitu dengan memasukan jambu biji, kulit bawang, daun salam, dan garam ke dalam air rebusan telur.
Setelah matang, akan nampak motif abstrak yang menjadi ciri khas telok pindang. Rasanya juga unik, yaitu perpaduan antara gurih, asin, dan punya aroma yang kuat.
7. Nasi tutug oncom
Makanan yang berasal dari tanah Sunda ini merupakan saksi dari perjuangan bangsa Indonesia pada masa sulit, khususnya era Orde Lama dan awal kemerdekaan. Sebagai makanan khas Pasundan, nasi tutug oncom identik dengan sambal pedas, lalapan, dan ayam goreng.
Nasi tutug oncom menjadi menu yang sering dihidangkan pada perayaan 17 Agustus dan kerap disantap secara berkelompok. Hal tersebut membuat orang-orang merasa lebih dekat dan erat sehingga menumbuhkan jiwa solidaritas yang kuat.
Makanan menjadi simbol bagi bangsa Indonesia dan kemerdekaan itu sendiri. Tak hanya dimakan dan mengenyangkan, tiap menu makan bersama warga untuk perayaan 17 Agustus 2026 juga menunjukkan perjuangan bangsa untuk mencapai kemerdekaan. Tertarik membuatnya?



















